Sophia, Robot Pertama yang Punya Kewarganegaraan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 30 Oct 2017 11:06 WIB
robot
Sophia, Robot Pertama yang Punya Kewarganegaraan
Tampilan Sophia didasarkan pada Audrey Hepburn. (AFP PHOTO / Fabrice COFFRINI)

Metrotvnews.com: Sophia menjadi robot pertama di dunia yang mendapatkan kewarganegaraan. Arab Saudi memberikan kewarganeraan itu pada robot serupa manusia yang dibuat oleh Hanson Robotics dalam acara Future Investment Initiative di ibukota Riyadh.

Dengan tatapan nyaris hampa, Sophia membuat pidato terima kasih yang bisa Anda tonton dalam video di bawah ini. Dia berkata, "Saya sangat tersanjung dan bangga atas kehormatan ini. Ini merupakan momen bersejarah, menjadi robot pertama di dunia yang diakui memiliki kewarganegaraan."



Digital Trends menyebutkan, dalam acara itu, Sophia juga menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan Andrew Ross Sorkin, yang juga berperan sebagai moderator. Menanggapai komentar Sorkin tentang kemungkinan konflik antara manusia dan robot, Sophia menjawab, "Anda terlalu banyak mendengarkan Elon Musk. Dan menonton terlalu banyak film Hollywood. Jangan khawatir, jika Anda baik pada saya, saya akan baik pada Anda."

Tidak lama kemudian, Elon Musk menanggapi hal ini melalui Twitter.
 
Hanson Robotics menjelaskan, Sophia dan robot lain yang serupa didesain untuk membantu orang-orang tua di panti jompo dan juga membantu para pengunjung di taman hiburan. Dibuat menyerupai Audrey Hepburn, Sophia dibuat oleh David Hanson, yang memulai karirnya di Disney.

Meskipun banyak pujian untuk Sophia, tampaknya keberadaannya juga masih menimbulkan kekhawatiran. Pada festival SXSW yang diadakan pada bulan Maret 2016, Hanson bertanya pada Sophia, "Apa kamu mau menghancurkan manusia? ... Tolong jawab tidak."

Setelah terdiam beberapa saat, Sophia menjawab, "Oke, saya akan menghancurkan manusia."


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

6 days Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.