Donald Trump Kehilangan 300 Ribu Pengikut

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 13 Jul 2018 13:08 WIB
media sosialtwitterdonald trump
Donald Trump Kehilangan 300 Ribu Pengikut
Donald Trump kehilangan ratusan ribu pengikutnya di Twitter. (AFP PHOTO / Brendan SMIALOWSKI)

Jakarta: Jumlah pengikut Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Twitter mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Sejak Twitter mulai menghapus akun yang telah terkunci, akun resmi Trump kehilangan 300 ribu pengikutnya. Sekarang, sang presiden memiliki 53,1 juta pengikut, seperti yang dilaporkan oleh CNET. Turunnya jumlah pengikut ini terjadi setelah Twitter tak lagi menghitung akun yang terkunci dalam jumlah pengikut seseorang.

Ini adalah bagian dari usaha Twitter untuk membersihkan platform media sosial mereka setelah muncul berbagai laporan bahwa beberapa perusahaan mendapatkan keuntungan dari jumlah pengikut yang terlihat lebih banyak dari sebenarnya.

Pada bulan Januari, The New York Times melaporkan bahwa beberapa perusahaan mendapatkan untung berkat jumlah pengikut yang terlihat lebih banyak dari sebenarnya.

Alasannya karena hal ini memudahkan mereka untuk memenangkan hati para pengiklan. Twitter menjawab laporan ini dengan menghapuskan jutaan akun palsu.

Gedung Putih menolak untuk berkomentar terkait hal ini.

Twitter merupakan salah satu metode utama Trump untuk berkomunikasi dengan para pendukungnya dan menunjukkan ide-idenya.

Seringnya Trump membuat tweet bahkan dianggap telah mengubah keadaan politik. Dia juga menggunakan media sosial untuk menjelek-jelekkan musuhnya, terutama media.

Trump bukanlah satu-satunya tokoh masyarakat yang kehilangan pengikutnya. Justin Bieber kehilangan sekitar 2,7 juta pengikut, Rihanna 605 ribu pengikut, Katy Perry kehilangan 1,6 juta sementara Taylor Swift 2,3 juta. Barack Obama, presiden AS sebelum Trump, juga kehilangan pengikut sebanyak 1,6 juta akun.


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

5 days Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.