Kapasitas RAM dan Memori Internal Semakin Penting, Kenapa?

M Studio    •    Selasa, 25 Sep 2018 21:49 WIB
gadgethuaweismartphone
Kapasitas RAM dan Memori Internal Semakin Penting, Kenapa?
Huawei Nova 3i.

Jakarta: Saat membeli smartphone, umumnya spesifikasi yang diperhatikan tak cuma megapiksel kamera, tapi juga kapasitas RAM dan memori internal yang dibawa.

Meskipun megapiksel kamera yang dimiliki cukup besar, apabila kapasitas RAM dan memori internal kecil, maka mengakses fitur kamera juga bakal menjadi lambat. Berapa penting kapasitas RAM dan memori internal?

RAM (Random) Access Memory adalah kapasitas ruang penyimpanan data yang dibutuhkan saat aplikasi berjalan di sistem. Memori internal atau yang dikenal sebagai ROM (Read Only Memory) digunakan untuk menyimpan data seperti foto, video, audio, dan beragam aplikasi.

Jadi dengan kapasitas RAM yang besar, Anda bisa multitasking dengan lancar dan cepat. Misalnya saat Anda tengah bermain game PUBG, ada momen menarik yang ingin Anda foto. Anda bisa beralih aplikasi tanpa merasa lelet.



Di sisi lain, kapasitas memori internal membuat Anda bisa menyimpan banyak foto, video, bahkan game yang kualitas grafisnya sangat bagus karena biasanya hadir dengan ukuran data yang sangat besar.

Semakin besar resolusi kamera maka resolusi foto dan video juga besar dan berpengaruh terhadap ukuran datanya. Satu foto kini bisa berukuran 3MB, sementara video resolusi 4K berdurasi sangat singkat bisa berukuran puluhan hingga ratusan MB.

Lantas, berapa kapasitas RAM dan memori internal yang ideal? Jaman sekarang berbeda dengan dulu. Dulu kapasitas RAM 1GB dan memori intenal 16GB mungkin cukup tapi kini aplikasi semakin banyak dan semakin canggih sehingga ukuran datanya semakin besar.

Di pasar, banyak sekali smartphone menawarkan kapasitas RAM mulai dari 2GB, 3GB, 4GB dan lebih besar lagi. Menurut studi developer GeekBench, John Poole, kapasitas RAM smartphone sebesar 4GB sudah tergolong ideal.



Poole berkaca dari penggunaan sehar-hari yang rata-rata menjalankan 47 aplikasi dan mengkonsumsi kapasitas RAM hanya 2,3GB. Artinya kapasitas RAM 2GB tidak lagi cukup, dan 3GB justru tergolong hampir penuh.

Selain itu Poole juga membeberkan fakta bahwa kapasitas RAM yang besar juga berpengaruh terhadap konsumsi daya atau baterai yang lebih besar. Kapasitas RAM 4GB dirasa cukup untuk kebutuhan aplikasi yang banyak serta konsumsi baterai yang tidak boros.

Head of Product Piriform (CCleaner) Vishal Kara, dikutip dari Digital Trends melihat terjadinya perang spesifikasi lewat selling point berupa adu besar kapasitas RAM masing-masing vendor.

"Tak ada soal salah atau benar tentang seberapa besar RAM yang dibutuhkan sebuah smartphone, walaupun RAM berperan penting dalam melancarkan pengalaman kita menggunakan smartphone," ungkapnya.

 

Bagaimana dengan kapasitas memori internal yang dibutuhkan saat ini? Sama dengan kapasitas RAM, semakin besar maka semakin baik. Di pasar sudah banyak smartphone berkapasitas memori internal mulai dari 16GB, 32GB, dan yang paling besar 128GB.

Huawei adalah satu vendor yang menyadari perpaduan kapasitas RAM dan memori internal yang ideal dengan penggunaan masa kini. Lewat Huawei Nova 3i, mereka menawakan smartphone pertama di kelas menengah dengan memori internal 128GB serta RAM 4GB.

Bermodalkan dana sekitar Rp4 juta, kini pengguna sudah bisa menemukan perpaduan kapasitas RAM dan memori internal yang ideal dengan Huawei Nova 3i ditambah tampilan premium berupa gradasi warna seperti Huawei P20 Pro.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.