ASUS Vivo V221, PC All-in-One untuk Pelaku Startup

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 27 Sep 2017 16:54 WIB
asus
ASUS Vivo V221, PC All-in-One untuk Pelaku Startup
ASUS Vivo All-in-One V221.

Metrotvnews.com, Jakarta: ASUS baru saja meluncurkan Vivo All-in-One V221. Dalam AIO terbarunya ini, ASUS menanamkan sejumlah teknologi yang penting baik untuk pengguna rumahan atau pelaku bisnis. 

Perusahaan asal Taiwan itu menyebutkan, Vivo AIO V221 ditujukan untuk pelaku bisnis, mulai dari startup, ritel, restoran, pendidikan sampai rumah sakit. Komputer ini juga menargetkan kalangan rumahan. Satu keunggulan yang diusung oleh AIO ini adalah layarnya yang besar. Dengan layar Full HD sebesar 21,5 inci, V221 bisa digunakan sebagai perangkat hiburan di rumah atau ditampilkan di meja depan kantor.

"PC All-in-One V221 kami siapkan untuk para pengguna dengan preferensi khusus seperti mereka yang ingin komputer ringkas, bisa ditempatkan secara leluasa bahkan ruangan yang sempit sekalipun," kata Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia. 

AIO dengan berat 4,6 kg dilengkapi dengan prosesor Intel generasi ke-7, i7-7200U. ASUS menyebutkan, Lambang U pada prosesor itu menandakan bahwa prosesor tersebut menggunakan daya rendah, sehingga konsumsi listrik akan menjadi lebih efisien. 

"Karena juga memikirkan para desainer, karena itu, kami menyematkan kartu grafis tambahan NVIDIA GeForce 930MX untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan saat mengobal grafis," kata Galip. "Sementara kami pun menyediakan versi tanpa VGA discrete untuk pengguna yang tidak memerlukannya dan akan membuat harganya menjadi lebih terjangkau."

V221 memiliki penyimpanan sebesar 1GB dengan memori RAM DDR4 sebesar 4GB dan bisa diekspansi menjadi 8GB. Dalam paket pembelian, ASUS juga sudah memaketkan AiO ini dengan keyboard serta mouse. Komputer ini sudah dilengkapi dengan 4 port USB 3.1, port HDMI, RJ45 LAN dan card reader. AiO terbaru ASUS ini dihargai mulai dari Rp6.499.000. 

Untuk sistem operasi, ASUS menyediakan V221 dalam 3 varian, yaitu Windows 10 Professional, Windows 10 Home dan Endless OS. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.