Netflix Ingin Tetap Siarkan Film Marvel dan Star Wars

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 12 Aug 2017 14:15 WIB
walt disneynetflix
Netflix Ingin Tetap Siarkan Film Marvel dan Star Wars
Netflix ingin tetap mendapatkan hak siar ke Star Wars. (LucasFilm)

Metrotvnews.com: Netflix berusaha memperpanjang kontraknya dengan Disney demi mempertahankan hak mereka untuk mendistribusikan film Marvel dan Star Wars setelah kontraknya dengan Disney berakhir pada 2019. 

Kepada Reuters, Chief Content Officer Netflix, Ted Sarandos berkata, Netflix masih "secara aktif berdiskusi" dengan Disney untuk memperpanjang kontrak mereka untuk menyiarkan beberapa franchise tertentu. Sementara itu, CEO Disney, Bob Iger berkata bahwa saat ini, belum ada rencana distribusi untuk Lucasfilm atau Marvel Studios.

Minggu ini, Disney mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri perjanjian distribusi dengan Netflix -- kontrak yang dibuat sejak tahun 2012, tapi baru berjalan sejak tahun lalu. Perjanjian ini akan berakhir pada 2019, ketika Disney berencana untuk meluncurkan layanan streaming film mereka sendiri, termasuk film Toy Storey 4 dan sekuel dari Frozen, lapor The Verge.

Saat ini, Netflix seharusnya masih memiliki hak untuk menyiarkan film pertama dan kedua dari trilogi Star Wars -- The Last Jedi direncanakan akan dirilis pada akhir 2017-- tapi mereka tidak akan mendapatkan hak untuk menyiarkan film ketiga yang rencananya akan ditayangkan pada musim dingin 2019. 

Jika Netflix berhasil mendapatkan hak tayang ke film ketiga dari trilogi Star Wars tersebut, itu akan menjadi kemenangan besar untuk Netflix. Namun, perusahaan layanan streaming film tersebut nantinya ingin menjadi sebuah studio raksasa dengan konten eksklusif yang beragam. Rencana jangka panjang mereka saat ini berpusat pada membuat konten original daripada menyediakan konten dari franchise populer. 

Netflix tampaknya sudah memperkirakan bahwa Disney akan memutuskan kontrak mereka sejak lama. Sarandos berkata, "Itu sebabnya kami mulai membuat konten original sejak 5 tahun lalu."


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.