Laporan Pendapatan Kuartal Foxconn Mengecewakan

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 12 Aug 2017 11:08 WIB
applefoxconn
Laporan Pendapatan Kuartal Foxconn Mengecewakan
Pendapatan kuartal kedua Foxconn dilaporkan lebih rendah jika dibandingkan dengan ekspektasi analis.

Metrotvnews.com: Berdasarkan laporan pendapatan tiga bulan terakhir sebelum peluncuran Apple iPhone 8, Foxconn mengecewakan investor dan profesional, dengan pendapatan lebih rendah jika dibandingkan dengan prediksi keuntungan selama kuartal kedua tahun ini.

Foxconn merupakan manufaktur yang dipercaya untuk merakit berbagai perangkat, meski dinilai Phone Arena, belum ada yang menyamai popularitas Apple iPhone. Spekulasi yang berkembang menyebut bahwa iPhone yang menandai ulang tahun kesepuluh ini merupakan model premium, dan telah menjalani proses produksi massal di pabrik Foxconn.

Untuk kuartal yang berakhir di bulan Juni, Foxconn melaporkan pendapatan bersih sebesar USD589 juta (Rp7,8 triliun). Pendapatan tersebut 25 persen lebih rendah, jika dibandingkan dengan ekspektasi analis sebesar USD781,5 juta (Rp10,42 triliun). Hal ini juga menjadi bagian dari alasan penurunan yang terjadi akibat dinamika di pasar smartphone.

Sementara itu, jumlah smartphone yang didistribusikan pada kuartal yang sama meningkat sebanyak tiga persen, sebagian besar pertumbuhan tersebut berasal dari produsen asal Tiongkok seperti Huawei dan Oppo, yang dirakit di pabrik milik mereka sendiri.

Saat ini Foxconn dilaporkan tengah mencoba melakukan penghematan dengan memanfaatkan bantuan robot pada lini perakitannya. Foxconn juga mulai memperluas jenis produk yang dirakitnya ke PC hingga game video, sementara Apple mendominasi pendapatan dari separuh lini perakitan utama Foxconn.

Sejumlah informasi yang beredar menyebut proses perakitan iPhone 8 yang lebih rumit jika dibandingkan dengan model sebelumnya, akan berdampak negatif pada laporan per kuartal Foxconn selanjutnya. Melalui media sosialnya, salah satu eksekutif Foxconn menyebut rantai pemasok panel OLED mengirimkan 60 persen panel, dinilai cukup untuk memenuhi standar yang diinginkan Apple.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.