CIA Bersiap untuk Perang Siber dengan Rusia?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 17 Oct 2016 10:48 WIB
cyber security
CIA Bersiap untuk Perang Siber dengan Rusia?
CIA dikabarkan akan melakukan serangan siber pada Rusia. (The Independent)

Metrotvnews.com: Amerika Serikat berencana untuk melakukan serangan siber pada Rusia, lapor NBC News. Narasumber menyebutkan, Gedung Putih meminta CIA untuk menunjukkan beberapa taktik operasi siber yang bisa mereka pilih. 

Tujuan Gedung Putih adalah untuk membalas Vladimir Putin dan Kremlin karena diduga ikut campur dalam pemilihan presiden AS. Engadget melaporkan, sebelum ini, sekelompok hacker bernama Guccifer 2.0 berhasil meretas komputer Komite Nasional Demokrat (DNC) dan membocorkan 20 ribu email DNC, informasi pribadi bahkan data para penyumbang Clinton Foundation. 

Narasumber NBC tidak menjelaskan detail dari rencana ini, tapi tampaknya, CIA telah memiliki sekumpulan dokumen yang dapat mengekspos "taktik curang" Putin. Wakil Presiden AS, Joe Biden memberikan sedikit petunjuk tentang isi dokumen tersebut.

"Sudah menjadi rahasia umum bahwa ada uang dalam jumlah besar yang ada di luar Rusia dari para oligarki," katanya. "Akan sangat memalukan jika hal ini bocor ke masyarakat..."

Beberapa anggota CIA berkata pada NBC News bahwa Gedung Putih telah beberapa kali bekerja sama dengan CIA untuk melakukan perang siber melawan Rusia. Namun, pemerintah pada akhrnya selalu membatalkan rencana untuk menyerang. Pada akhirnya, keputusan untuk melakukan serangan rahasia atau memberikan sanksi yang lebih nyata berada di tangan Preisden Barack Obama.

Mengingat sekarang rencana serangan rahasia ini tidak lagi menjadi rahasia, beberapa pihak, seperti WikiLeaks, meragukan keseriusan pemerintah untuk melakukan serangan ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.