Pemerintah AS Lindungi Apple dan Amazon

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 08 Oct 2018 12:29 WIB
appleamazon
Pemerintah AS Lindungi Apple dan Amazon
Kantor Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat. (B. Christopher/Alamy Stock)

Jakarta: Setelah pihak Apple dan Amazon membantah keras tuduhan soal chip mata-mata Tiongkok di server mereka kini dukungan datang dari pemerintah Amerika Serikat.

Dikutip dari The Verge, Departemen Kemanan Dalam Negeri (Department of Homeland Security) Amerika Serikat disebut tidak meragukan bantahan Apple dan Amazon. Dengan kata lain, mereka mendukung penyataan keduanya bahwa tidak ada celah keamanan siber di negaranya.

Dalam situs resmi, disebutkan bahwa mereka sama sekali tidak meragukan pernyataan dan informasi dari pihak Apple dan Amazon. Mereka menyatakan telah menjalin komunikasi kuat dengan beragam perusahaan teknologi termasuk rantai pasokan perangkat teknologinya.

Departemen Kemanan Dalam Negeri Amerika Serikat mengakui telah bekerja sama dengan setiap perusahaan teknologi untuk memberikan laporan jangka panjang mengingat meningkatnya rantai pasokan produksi skala global yang diandalkan oleh perusahaan teknologi.

Menariknya, Departemen Kemanan Dalam Negeri mereka juga menyebut lembaga serupa dari Inggris yakni National Cyber Security Centre yang berwenang di Inggris.

Sebelumya pada Jumat minggu lalu, National Cyber Security Centre Inggris yang berlokasi di GCHQ telah mengkonfirmasi bahwa mereka juga tidak meragukan pernyataan Apple dan Amazon bahwa server mereka aman dari chip mata-mata Tiongkok.

Seperti yang diketahui bahwa beberapa hari lalu motherboard yang digunakan server Apple dan Amazon ditemukan chip berukuran lebih kecil dari butiran beras. Motherboard tersebut diketahui dirakit oleh pihak ketiga asal Tiongkok untuk merek Supermicro.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.