Samsung Bakal Tutup Pabrik di Tiongkok, Kenapa?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 13 Dec 2018 09:54 WIB
Samsung Bakal Tutup Pabrik di Tiongkok, Kenapa?
Samsung. (Nikkei Asian Review)

Jakarta: Tiongkok adalah pasar terbesar di dunia untuk smartphone. Namun, Samsung kabarnya memilih untuk menutup fasilitas produksi di negara tersebut.

Alasannya diduga kuat adalah karena kompetisi di pasar Tiongkok sudah sangat keras dan Samsung tidak begitu tangguh menghadapi persaingan, yang didominasi oleh perangkat di harga terjangkau.

Samsung disebut kini hanya memiliki satu persen dari pangsa pasar pada kuartal pertama 2018, tunduk dari Huawei yang menguasai Tiongkok padahal di pertengahan 2013 pangsa pasar Samsung sebesar 15 persen, dikutip dari Android Authority.

"Sebagai bagian dari usaha efisiensi fasilitas produksi kami, Samsung Electronics harus mengambil keputusan berat menghentikan produksi Samsung Electronics Telecommunication Tianjin," tulis Samsung dalam pernyataannya.

Disebutkan bahwa Samsung berencana menutup pabrik di utara kota Tianjin, Tiongkok pada akhir tahun ini. Pabrik ini menaungi sekitar 2.600 pekerja dan mereka menjanjikan kompensasi. Namun Samsung tidak sepenuhnya hengkang dari Tiongkok.

Mereka masih mempunyai pabrik di kota Huizhou, selatan provinsi Guangdong, Tiongkok, Sementara untuk fokus produksi segmen smartphone terjangkau, Samsung akan mengandlakan fasilitas produksi di Vietnam dan India.

Beberapa analis bisnis menyebut langkah Samsung ini cukup tepat mengingat Samsung tidak menguasai pangsa pasar yang cukup besar di Tiongkok saat ini dan biaya upah pekerja di Tiongkok tengah merangkak naik. Samsung menyatakan bahwa pasar Tiongkok tetap akan menjadi pasar pentingnya.
(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.