Dokumen Paten LG Tampilkan 2 Ponsel Lipat

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 20 Jan 2018 07:15 WIB
lg
Dokumen Paten LG Tampilkan 2 Ponsel Lipat
LG mendaftarkan paten ponsel berdesain lipat yang dapat berubah menjadi tablet.

Jakarta: Pendaftaran paten LG pada World Intellectual Property Organization (WIPO) mengungkap dua konsep berbeda untuk ponsel berdesain lipat. Ponsel tersebut berkemampuan untuk diubah menjadi tablet, dan sebaliknya.

Paten ini menyebut produk sebagai ponsel mobile dengan layar fleksibel yang dapat dilipat separuhnya. Versi pertama memiliki dua bodi perangkat yang tersemat bersisian, dengan layar tunggal yang dapat dilipat separuh.

Saat layar dilipat, perangkat ini menyerupai smartphone dan menampilkan layar "always on". Sementara itu, saat tidak dilipat, perangkat ini tampil menyerupai tablet. Versi kedua perangkat lipat pada dokumen paten LG ini tampil serupa dengan desain versi pertama.

Perbedaan terdapat pada kondisi saat dilipat, bagian dari layar kedua memperpanjang layar pertama. Hal ini memunculkan bar di sisi berukuran tipis, memungkinkannya digunakan untuk menampilkan ikon atau data lain.

LG mendaftarkan paten ini pada Juli 2017, dan WIPO merilis informasi pendaftaran paten tersebut pada minggu lalu. LG bergabung dengan produsen lain seperti Samsung dan Microsoft yang juga tengah mengembangkan perangkat mobile dengan desain yang dapat dilipat.

Selain itu, ZTE juga telah merilis ponsel dengan layar ganda dan dapat dilipat, Axon M. ZTE juga menyebut akan meluncurkan lebih banyak perangkat yang mengusung desain tersebut di masa mendatang.

Sementara itu, VP dan CEO LG Jo Seong-jin dilaporkan memerintahkan divisi mobile mulai mengembangkan perangkat unggulan selanjutnya dari tahap awal. Perintah ini diterima setelah pengumuman bahwa LG tidak akan meluncurkan perangkat baru, untuk bersaing dengan Samsung.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.