Setelah Penembakan di Las Vegas, YouTube Larang Video Modifikasi Pistol

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 10 Oct 2017 10:42 WIB
youtube
Setelah Penembakan di Las Vegas, YouTube Larang Video Modifikasi Pistol
YouTube ingin melarang keberadaan video terkait modifikasi pistol.

Metrotvnews.com: Setelah penembakan massal yang terjadi di Las Vegas minggu lalu, YouTube mulai melarang video tutorial tentang cara memodifikasi pistol.

Menurut juru bicara YouTube, ini merupakan tindak lanjut dari peraturan yang telah ada sebelumnya. Melalui larangan ini, YouTube mencegah munculnya video yang menunjukkan cara untuk memodifikasi senjata api agar ia bisa menembak dengan lebih cepat. 

Sang juru bicara berkata, YouTube telah sejak lama memiliki peraturan melawan konten yang berbahaya, termasuk video mempromosikan atau menjual senjata api dan aksesori senjata seperti bump stock, perangkat yang memungkinkan senapan semi-otomatis menembak lebih cepat. 

Diketahui, pada 12 senjata yang ditemukan di kamar hotel pelaku penembakan Las Vegas, terpasang bumb stock. Modifikasi ini membuat senjata dapat menembak lebih cepat. Asosiasi Senapan Nasional Amerika Serikat (NRA) belum lama ini mendukung pembatasan bump stock, meski mereka tidak setuju jika bump stock dilarang sepenuhnya. 

Foto: screenshot/Engadget

Setelah penembakan di Las Vegas, YouTube berkata bahwa mereka kemudian meneliti konten-konten terkait modifikasi senjata api yang muncul di platform-nya, dan memastikan agar peraturan mereka melingkupi video-video tersebut. Namun, respons mereka untuk menghapus video terkait masih terbilang lambat.

Menurut Engadget, jika Anda mencari menggunakan "bump stock" sebagai kata kunci, maka YouTube masih akan menampilkan ratusan ribu video tentang perangkat modifikasi tersebut, seperti "Cara membuat bump stock di rumah" atau "meningkatkan efisiensi senjata".

Kebanyakan video terbaru terkait bump stock berasal dari media yang menjelaskan tentang peran alat itu dalam penembakan yang baru terjadi di Las Vegas. Sementara video tutorial terkait bump stock masih banyak yang belum dihapus. Mungkin, karena banyaknya video itu merupakan salah satu alasan YouTube kesulitan untuk menghapus semuanya. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.