Layanan dan Aplikasi Google Perketat Akses Ponsel

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 27 Mar 2018 10:41 WIB
google
Layanan dan Aplikasi Google Perketat Akses Ponsel
Produsen smartphone kini harus lulus uji sertifikasi perangkat agar dapat menggunakan layanan Google.

Jakarta: Untuk memastikan keresmiannya, produsen perangkat Android harus melalui sejumlah sertifikasi yang ditetapkan Google, yaitu Compatibility Definition Document (CDD) dan Compatability Test Suite (CTS).

Setelah lulus pengujian tersebut, produsen diizinkan menghadirkan aplikasi Google pada perangkat.

Namun, sejumlah perusahaan memiliki riwayat dalam melalaikan proses tersebut, dan lebih memilih untuk mendistribusikan perangkat dengan toko aplikasi dan layanan sesuai dengan kualifikasi mereka, seperti yang dilakukan Amazon dan sejumlah produsen asal Tiongkok.

Pada perangkat tersebut, konsumen sering kali mengesampingkan layanan Google, yang kemudian dapat digunakan dengan baik. Namun, kini hal tersebut tidak lagi dapat dilakukan oleh vendor-vendor yang dinilai nakal tersebut.

Google dilaporkan tengah bersiap membatasi akses perangkat tanpa sertifikasi non Google ke layanan karyanya. Hal ini mungkin akan menimbulkan kekhawatiran untuk sejumlah pengguna perangkat.

Untuk menangani hal tersebut, konsumen dapat mengirimkan email ke produsen perangkat dan menuntut perangkat baru yang telah bersertifikasi. Untuk pengguna perangkat dengan ROM versi Android khusus, pengguna dapat memasukan ID Android di tautan ini agar perangkat mendapat sertifikasi.

Pegguna akan dapat menemukan Android ID perangkat dengan mengunduh aplikasi Device ID, memasukan kode ##8255## pada dialer ponsel. Pengguna juga memiliki alternatif lain yaitu dengan mengakses Menu > Settings > About > Status.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.