Instagram Uji Aplikasi Pesan Mandiri Pengganti Inbox

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 08 Dec 2017 08:40 WIB
instagram
Instagram Uji Aplikasi Pesan Mandiri Pengganti Inbox
Instagram menguji aplikasi pesan mandiri bernama DIrect.

Jakarta: Instagram menguji aplikasi mandiri untuk pesan pribadi yang disebut sebagai Direct, diperkirakan sebagai langkah pertamanya untuk menghilangkan fitur pesan pada aplikasi utamanya. Direct akan mengakses kamera dengan cara dengan cara yang dilakukan Snapchat.

Direct telah tersedia untuk perangkat bersistem operasi iOS dan Android di enam negara pertama yaitu Chili, Israel, Italia, Portugal, Turki, dan Uruguay. Pengguna Direct tidak akan menemukan fitur pesan pada aplikasi Instagram dan hanya dapat mengakses pesan via aplikasi.

Jika Instagram memperkenalkan Direct secara global, langkah ini akan memberikan induk perusahaannya yaitu Facebook alat pesan pesan populer ketiga, selain Messenger dan WhatsApp. Namun, sejumlah pihak kurang menyetujui keputusan Instagram tersebut.

Sebagai pengujian resmi, pendapat Instagram untuk membangun aplikasi Direct sebagai aplikasi pribadi tidak akan pernah menghadirkan pengalaman terbaik layaknya fitur pesan dalam aplikasi, yang ditujukan untuk penyiaran secara publik.

Sementara itu, Facebook juga telah mengalami transisi serupa tersebut pada tahun 2014 lalu. Pada tahun tersebut, Facebook menghilangkan fitur pesan dari aplikasi utamanya, memaksa pengguna untuk mengunduh Messenger.

Aplikasi Direct dibangun dengan pemikiran serupa, meski pesan langsung awalnya dihadirkan sebagai bagian dari Instagram, setelah berbagai desain ulang telah mengakumulasikan 375 juta penggunaan bulanan hingga April 2017.

Sayangnya, aplikasi ini mengharuskan pengguna untuk berganti antara aplikasi utama dan aplikasi Direct. Hal tersebut dinilai sejumlah pihak akan menimbulkan kebingungan dan ketidaknyamanan bagi pengguna umum.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.