Google Habiskan Rp163 Miliar Demi Buru Celah Keamanan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 08 Feb 2018 09:07 WIB
googlecyber security
Google Habiskan Rp163 Miliar Demi Buru Celah Keamanan
Google memiliki program perburuan celah keamanan berhadiah uang untuk membantu perusahaannya menemukan celah keamanan.

Jakarta: Sejak November 2010 Google menggelar program perburuan berhadiah atau bounty hunter untuk setiap peneliti keamanan dan hacker yang bisa menemukan dan melaporkan celah keamanan, sekaligus memberikan solusinya ke Google.

Dikutip dari Venture Beat, Google mengumumkan bahwa mereka sudah menggelontorkan dana sebesar USD12 juta atau Rp163 miliar program tersebut sejak November 2012.



Untuk tahun 2017 sendiri Google telah memberikan total dana hadiah sebesar USD2,9 juta atau Rp39,5 juta kepada 274 tim peneliti keamanan yang ikut serta dalam program tersebut.

Google menyebutkan ada beberapa temuan penting dalam program tersebut selama tahun 2017, misalnya penemuan celah keamanan pada smartphone Google Pixel yang mendapatkan hadiah terbesar di 2017 yakni sebesar USD112.500 atau Rp1,5 miliar.

Google akan terus meningkatkan program ini, mulai dari hadiah hingga kategori celah keamanan yang ditemukan. Contohnya, Google meningkatkan jumlah hadiah uang untuk hacking perangkat Chromebook senilai USD100.000 (Rp1,3 miliar).

Bagi siapa saja yang bisa melakukan hacking ke perangkat Android akan menerima hadiah sebesar Rp2,7 miliar. Selain itu, Google juga menambahkan kategori celah keamanan berupa pencurian data pribadi pengguna dengan nilai USD1.000 (Rp13 juta).


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.