Cara Google Bantu Masyarakat di Era Ekonomi Digital

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 04 Dec 2018 17:07 WIB
google
Cara Google Bantu Masyarakat di Era Ekonomi Digital
Google mengumumkan produk baru, Job on Google Search dan aplikasi Google Go.

Jakarta: Pada ajang Google for Indonesia tahun ketiga yang resmi digelar hari ini, Selasa 4 Desember 2018 di Ciputra Artpreneur Kuningan, Google mengumumkan sejumlah produk yang disebutnya dapat membantu masyarakat di era ekonomi digital.

“Google berkomitmen untuk menghadirkan konten yang baik untuk konsumen, dan membantu orang-orang potensial dan gigih untuk terus bertumbuh dan bertransformasi secara digital,” ujar ujar Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf.

Produk yang diumumkan Google pada ajang Google for Indonesia termasuk Job on Google Search. Fitur ini akan menampilkan lowongan pekerjaan dengan informasi yang telah dikurasi Google dari berbagai kategori, dari jenis pekerjaan, lokasi, kriteria dan lainnya.

Google meluncurkan fitur ini ditujukan untuk menghubungkan masyarakat kepada pekerjaan yang tepat dan relevan, karena saat ini, semakin banyak generasi muda yang lulus dari universitas dan mencari pekerjaan.

Saat ini, Google menyebut telah bekerja sama dengan sejumlah pengembang lokal, termasuk Karir.com, pada fitur Job on Google Search ini. Google berjanji akan menggandeng lebih banyak mitra lokal untuk dapat menghadirkan informasi lowongan pekerjaan lebih baik.

Produk lain yang diluncurkan Google pada ajang ini yaitu aplikasi Google Go, ditujukan guna membantu masyarakat dalam menemukan konten terbaik di internet. Kehadiran Google Go ini dinilai selaras dengan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia.

Google Go memiliki kemampuan untuk menghadirkan pengalaman berselancar di internet yang sederhana dan hemat data seluler, serta informasi terpersonalisasi. Kemampuan unik yang disuguhkan Google Go termasuk membacakan berita.

Aplikasi yang ditujukan untuk pengguna internet pertama ini juga didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI), sehingga diklaim dapat menampilkan informasi yang tepat, dengan suara pembacaan berita lebih alami.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.