Blizzard Buat Daftar Pemain Curang di Overwatch League

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 27 Dec 2018 17:04 WIB
games
Blizzard Buat Daftar Pemain Curang di Overwatch League
Ilustrasi. (AFP PHOTO / DAVID MCNEW)

Jakarta: Sama seperti kebanyakan game online, salah satu masalah Overwatch adalah pada para pemainnya yang bermain curang. Karena itulah, Blizzard kini memperkenalkan sistem baru untuk mempermalukan orang-orang yang melanggar peraturan. 

Ialah Discipline Tracker, daftar para pemain yang telah diperingatkan oleh Blizzard karena melanggar peraturan. Daftar itu akan menunjukkan nama pemain, tim mereka, dan juga penjelasan tentang kesalahan apa yang telah mereka lakukan.

Daftar itu hanya akan menunjukkan para pemain yang menjadi bagian dari tim Overwatch League. Tujuan dari Discipline Tracker ini memang untuk memastikan bahwa para pemain yang aktif dalam liga mematuhi peraturan yang dibuat oleh Blizzard. 

Sebelum seorang gamer bergabung ke dalam liga, dia harus bersedia untuk ditinjau oleh Blizzard. Hasil tinjuan itu lalu akan diunggah ke Tracker setelah sang pemain bergabung secara resmi ke liga, lapor Digital Trends

"Ketika pemain bergabung dengan Overwatch League, pihak liga akan melakukan peninjuan penuh atas apa yang mereka lakukan dan akan memberikan hukuman jika diperlukan. Liga meninjau setiap kasus secara terpisah. Namun, ada beberapa faktor yang akan memengaruhi hukuman yang diberikan, termasuk seberapa parah kecurangan yang dilakukan dan kapan kecurangan itu dilakukan," tulis Blizzard dalam situs resminya. 

"Sepanjang musim, pihak liga akan terus mengevaluasi dan mengambil tindakan sesuai keperluan."

Untuk dapat memahami seberapa buruk masalah kecurangan di Overwatch, ketika Discipline Tracker diaktifkan, hanya dalam waktu satu hari, telah ada tujuh pemain yang masuk ke dalam daftar atas berbagai alasan, mulai dari sengaja untuk kalah hingga menjual akunnya. Semua ini dilakukan oleh para pemain profesional. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.