Lima Startup Asia Pasifik Bakal Tampil di APMF 2018

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 26 Apr 2018 08:41 WIB
startup
Lima Startup Asia Pasifik Bakal Tampil di APMF 2018
foto: APMF 2016

Jakarta: Lima startup terpilih dari Asia Pasifik akan mempresentasikan jawaban mereka terhadap tantangan yang dihadapi para pelaku industri dalam berkomunikasi dengan konsumen secara  efektif di tengah revolusi industri terkini.   
 
Kelima startup tersebut ialah pemenang ajang kompetisi BIG BREAK. Ajang tersebut merupakan  bagian dari Asia Pacific Media Forum (APMF) 2018 di Bali pada 2-­4 Mei 2018 mendatang, yang  akan membahas bagaimana pelaku industri dapat tetap relevan di tengah meningkatnya tren  inovasi disruptif seperti otomasi.   
 
Panitia BIG BREAK harus memilih lima startup terbaik yang memenuhi empat kriteria. Pertama, menggunakan iklan sebagai sumber utama pendanaannya. 

Startup terpilih juga harus mampu menjawab tantangan pemasaran atau periklanan, serta  memiliki model bisnis inovatif dan solid yang mampu menyaingi perusahaan raksasa global  yang sudah ada.   
 
Komite Seleksi BIG BREAK juga harus mempertimbangkan startup mana yang akan merasakan manfaat paling signifikan dengan mempresentasikan solusinya di hadapan lebih dari 1.000 delegasi APMF, yang terdiri atas pemimpin bisnis, pelaku pemasaran dan  periklanan, serta pemilik media.   
 
Kelima finalis BIG BREAK yang akan mempresentasikan solusinya di APMF 2018 adalah: 
 
1. GetVid.ai: Mengusung misi untuk menjawab tantangan pembuatan video bagi perusahaan dan agensi digital dalam skala besar tanpa campur tangan manusia

2. MailTarget: Menyediakan solusi otomasi pemasaran melalui surat elektronik 

3. UBiklan: Menawarkan teknologi inovatif yang dapat mendisrupsi industri periklanan  konvensional 

4. Adsvokat: Penyedia platform periklanan luar ruang melalui pendanaan crowd-source terpadu 

5. Boombastis: Berfokus pada bidang media dan data dalam menyediakan konten berkualitas tinggi kepada generasi millenial Indonesia. Menawarkan solusi mencakup data, konten, placement, dan experiential marketing

Kelimanya sukses terpilih usai melalui seleksi ketat oleh tokoh-­tokoh terkemuka di  bidangnya, antara lain Head of Media Indonesia and SEA Unilever Eka Sugiarto, Direktur Grup Radio dan Digital Kompas Group Andy Budiman, CEO Wavemaker Indonesia Ajay Gupte, Direktur Capella Digital Sunilkumar Suvvaru, dan Managing Partner Ideosource Andi Boediman.
                
Selain kelima finalis BIG BREAK, puluhan pembicara terkemuka di bidangnya juga akan mengisi APMF 2018. Tokoh-­tokoh seperti penggagas American Idol  Simon Fuller, Presiden The Ogilvy  Center for Behavioral Science Christopher Graves, dan CEO & Founder Withinlink Bessie Lee.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.