Facebook Hadirkan Grup Berlangganan

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 21 Jun 2018 10:03 WIB
facebook
Facebook Hadirkan Grup Berlangganan
Facebook merilis alat baru memungkinkan admin grup membebankan biaya untuk anggotanya.

Jakarta: Facebook mengumumkan alat baru untuk admin halaman grup, memungkinkan admin membebankan biaya untuk anggota di komunitas mereka. Serangkaian alat baru ini akan tersedia untuk sejumlah kecil admin grup, dan dinilai mampu membantu mereka memperoleh pendapatan.

Fitur baru tersebut telah ditambahkan akibat permintaan banyak admin grup yang mencari cara untuk memperoleh uang, guna membantu meningkatkan keterlibatan lebih tinggi dengan anggota grup.

Anggota grup kini dapat mendaftar dan mengelola berlangganan mereka melalui aplikasi Facebook untuk iOS dan Android.

Pada pernyataannya, Facebook menyebut bahwa grup berlangganan diciptakan untuk mempermudah admin guna menyediakan pengalaman dengan alat terintegrasi, dan untuk membantu menghemat waktu mereka sehingga dapat terfokus dalam menyuguhkan konten hanya untuk anggota.

Tahap awal grup berlangganan baru tersebut kini tengah diuji pada sejumlah kecil kelompok dengan minta berbeda, seperti perencanaan makanan dan persiapan masuk kuliah. Jika langkah awal ini berhasil, fitur ini akan diperbaiki dan dihadirkan ke lebih banyak kelompok.

Sebelumnya, Facebook secara global resmi menerapkan peraturan yang memungkinkannya melarang toko beriklan di platform jejaring sosial miliknya, jika banyak pengguna Facebook yang melayangkan protes pada toko dengan produk yang dibeli setelah mengklik iklan mereka.

Facebook juga meluncurkan fitur baru bernama Memories, yang tersedia untuk pengguna  Android dan iOS. Fitur ini akan memungkinkan pengguna menjelajahi seluruh momen berharga yang telah dibagikan dengan keluarga dan rekan.

Sementara itu, Facebook dilaporkan berupaya untuk mengatasi masalah maraknya berita palsu atau hoax di jejaring sosialnya.

Salah satu cara yang Facebook lakukan adalah dengan mencari "ahli penerbit berita" untuk memeriksa konten yang muncul di media sosialnya, seperti yang diinformasikan oleh iklan lowongan pekerjaan Facebook.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.