4G Jadi Landasan Kesiapan Jaringan 5G

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 17 Apr 2018 15:06 WIB
teknologi
4G Jadi Landasan Kesiapan Jaringan 5G
Ericsson menyebut kesiapan jaringan 5G perlu didukung oleh jaringan 4G sebagai landasannya.

Jakarta: Ericsson menyebut kesiapan jaringan 5G juga perlu mendapat dukungan dari kematangan jaringan generasi sebelumnya, 4G.

Sebab Ericsson menilai jaringan 5G bukanlah sekadar perubahan dan peningkatan dari jaringan sebelumnya yaitu 4G.

"4G adalah landasan untuk dapat menghadirkan jaringan 5G, sehingga, Indonesia perlu memastikan bahwa jaringan 4G di negara ini memiliki kematangan dan stabilitas yang baik untuk dapat menyambut kehadiran 5G," ujar President Director Ericsson Indonesia & Timor Leste Jerry Soper.

Penyelesaian kesiapan jaringan 5G dari Ericsson ini juga disebut akan mampu mendukung strategi peta jalan Making Indonesia 4.0. Sebelumnya, strategi ini diumumkan Kementerian dan Perindustrian untuk menjawab tantangan di sektor industri, dan menjadikan sektor ini lebih maju.

Pada strategi peta jalan Making Indonesia 4.0, terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi di Indonesia yaitu makanan dan minuman (mamin), tekstil, otomotif, elektronik dan kimia.

Jaringan 5G juga dinilai Soper dapat membantu mendorong percepatan pertumbuhan sektor industri karena mampu mendukung komponen kunci strategi ini yaitu aplikasi berteknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Untuk dapat menjadikan jaringan 4G sebagai landasan 5G, Soper menyebut terdapat sejumlah hal yang perlu disiapkan oleh pelaku industri dan pemerintah. Hal tersebut yaitu pengalokasian spektrum, melakukan proses uji coba di lapangan dan berkolaborasi antara pelaku sektor industri.

Ericsson mengaku telah menjalin kerja sama dengan sejumlah operator di seluruh dunia sejak tahun lalu, guna melakukan uji coba jaringan 5G karyanya. Selain itu, Ericsson menyebut akan memperluas ketersediaan jaringan 5G karyanya di seluruh dunia di masa mendatang.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 day Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.