Inilah Jajaran Prosesor Anyar Intel Coffee Lake

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 04 Apr 2018 16:15 WIB
intel
Inilah Jajaran Prosesor Anyar Intel Coffee Lake
Arsitektur Coffe Lake hadir sebagai Generasi ke-8 prosesor Intel.

Jakarta: Intel mengumumkan kehadiran jajaran prosesor dengan arsitektur 14nm++ generasi ke-8, dengan nama panggilan Coffee Lake.

Generasi terbaru prosesor Intel ini diklaim menjanjikan performa yang jauh lebih baik dari generasi sebelumnya yaitu Kaby Lake. Proseser Generais ke-8 ini membawa arsitektur yang berisi 6 core dan 12 thread, jumlah terbanyak pada prosesor yang pernah dihasilkan oleh Intel.

Pihak Intel mengklaim bahwa kinerja untuk menjalankan software maupun konten seperti 4K dan Virtual Reality tidak lagi menjadi beban bagi prosesor generasi terbaru mereka.

Intel mengimplementasikan arsitektur Coffee Lake pada seluruh jajaran prosesor desktop dan mobile, termasuk Core i3, Core i5, dan Core i7. Namun, yang paling menarik adalah kehadiran prosesor terbaru Intel yaitu Core i9.

Intel Coffee Lake untuk keluarga desktop hadir sebanyak sembilan macam, yang terbagi ke dalam dua jenis: Standard Power dan Low Power.

Pada kategori Standard Power, posisi tertinggi diisi prosesor Intel Core i5-8600 yang memiliki 6 core dan 6 thread serta TDP 65W. Prosesor ini memiliki base clock 3,1GHz yang bisa ditingkatkan dengan fitur Intel Turbo Boost Technology 2.0 hingga 4,3Ghz.



Beralih ke kategori Low Power, pada posisi tertinggi ada Intel Core i7-8700T yang memiliki 6 core dan 12 thread dengan TDP 35W serta base clock mencapai 2,4GHz yang juga bisa ditingkatkan hingga 4GHz. Kedua prosesor tertinggi dari dua kategori tadi sama-sama memiliki dukungan teknologi RAM dual-channel DDR4-2666MHz.

Pihak Intel mengklaim bahwa peningkatan dari  prosesor terbarunya untuk laptop membuat mereka semakin dekat untuk menghadirkan kemampuan desktop di sebuah laptop.

Jargon ini bukan main-main, apalagi untuk prosesor Intel Core i9-8950HK yang kini menjadi varian tertinggi. Prosesor tersebut hadir dengan 6 core dan 12 thread yang juga didongkrak kecepatannya 4,8GHz dengan Intel turbo Boost Technology 2.0.

Dalam presentasi yang disuguhkan Intel, dijelaskan bahwa Intel Core i9 Generasi ke-8 mampu menyuguhkan performa rata-rata 29 persen lebih tinggi ketimbang Intel Core i7 Generasi ke-7 untuk desktop. Artinya, prosesor mobile tersebut telah mampu menyaingi prosesor desktop Intel tertinggi saat masih menggunakan Generasi ke-7 atau Kaby Lake.

Secara terang-terangan, Intel menyebutkan bahwa kehadiran prosesor mobile dengan arsitektur Coffee Lake tidak hanya menyediakan peningkatan performa laptop yang signifikan, tapi juga menyediakan laptop gaming terbaik yang merupakan lineup dari proseor Intel seri H.



Untuk prosesor Intel seri H, tersedia lima buah varian Coffee Lake, yang pada posisi tertingginya diisi intel Core i9-8950HK, dan yang terendah adalah Intel Core i5-8300H.



Kemudian untuk laptop ultra tipis yang menggunakan prosesor mobile Intel seri U ada empat varian prosesor terbaru yang menggunakan arsitektur Coffee Lake. Pada posisi tertinggi ada Intel Core i7-8559U yang memiliki base clock 2,7GHz dan dapat dimaksimalkan hingga 4,5GHz dengan 6 core 12 thread serta TDP 28W.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.