Facebook Akuisisi Perusahaan Spesialis Video

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 12 Aug 2017 19:05 WIB
media sosialfacebook
Facebook Akuisisi Perusahaan Spesialis Video
Facebook baru saja mengakuisisi Fayteq. (Bloomberg via Getty Images)

Metrotvnews.com: Facebook baru saja mengakuisisi perusahaan computer vision asal Jerman bernama Fayteq. Perusahaan itu telah mengembangkan plugin untuk aplikasi editing seperti Adobe After Effects, yang memungkinkan Anda untuk menambahkan atau menghilangkan obyek dari sebuah video. 

Setelah akuisisi ini, Fayteq membuat sebuah catatan di situs mereka, menyebutkan bahwa kini, produk dan layanan mereka tidak lagi bisa dibeli, seperti yang disebutkan oleh Engadget. Belakangan, Facebook tengah melakukan akuisisi.

Salah satu perusahaan yang diakuisisi oleh Facebook belum lama ini adalah Source3, yang keahliannya akan membantu Facebook untuk mengatasi pembajakan video. Selain itu, Facebook juga baru saja membeli startup pembuat kecerdasan buatan, Ozlo

Teknologi yang dibuat oleh Fayteq akan dapat digunakan dalam berbagai fitur video yang dimiliki oleh Facebook, seperti Facebook Live atau Stories. Tidak tertutup kemungkinan, Facebook juga akan mengintegrasikan teknologi buatan Fayteq ke dalam Camera Effects Platform, yang menyediakan alat developer untuk membuat efek AR.

Sayangnya, tidak banyak informasi yang ada soal akuisisi ini. Namun, Facebook telah mengonfirmasi kebenaran akuisisi ini pada berbagai media setelah media asal Jerman, Deutsche Startups pertama kali melaporkan berita ini. 


(MMI)

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar
CES 2018

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar

1 day Ago

Lenovo Smart Display menghadirkan layanan asisten digital Google Assistant dalam bentuk layar s…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.