Kominfo Resmi Blokir Tik Tok

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 03 Jul 2018 18:32 WIB
kominfo
Kominfo Resmi Blokir Tik Tok
Ilustrasi: The Star Online

Jakarta: Tik Tok diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Alasannya karena aplikasi untuk menyanyi lip-sync itu mengandung banyak konten negatif, khususnya untuk anak-anak. 

"Kami sudah mengoordinasi dengan Kementerian PPA dan KPAI," kata Rudiantara saat dihubungi oleh Medcom.id.

"Kami juga sudah menghubungi TikTok untuk membersihkan kontennya."

Lebih lanjut Rudiantara menjelaskan, proses pemblokiran TikTok sama seperti Bigo. Aplikasi untuk streaming tersebut memang sempat diblokir oleh Kominfo. Namun, situsnya kembali bisa diakses setelah pihak Bigo "membersihkan" konten yang tampil. 

"Ada puluhan staf Bigo yang bertugas membersihkan konten Bigo untuk Indonesia, karena itu, Bigo kami buka lagi," kata Rudiantara.

"Sebenarnya, platform live streaming seperti TikTok bagus untuk mengekspresikan kreativitas, tapi jangan disalahgunakan untuk hal yang negatif."

Rudiantara menegaskan, selama konten dalam sebuah aplikasi atau layanan memastikan bahwa konten di dalamnya tidak melanggar peraturan, maka ia tidak akan mendapat masalah dari Kominfo.

Contoh konten yang dianggap tidak bersih antara lain konten yang mengandung pornografi, ujaran kebencian dan kekerasan.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.