Demi Gaming, Huawei Pasang GPU Turbo di Ponsel Menengah

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 29 Jul 2018 15:43 WIB
huawei
Demi Gaming, Huawei Pasang GPU Turbo di Ponsel Menengah
Ilustrasi bermain game di smartphone.

Jakarta: Dalam laporan firma riset riset Newzoo berjudul 2018 Global Games Market Report, disebutkan bahwa 2,2 miliar gamer di dunia atau dua pertiga dari populasi dunia bermain game di smartphone.

Hal ini turut mendorong vendor smartphone berlomba-lomba menghadirkan perangkat yang tidak hanya mengandalkan kemampuan kamera atau prosesor, tapi juga dioptimalkan untuk menyediakan pengalaman gaming yang memuaskan.

Menurut Huawei, ada dua pendekatan yang dilakukan vendor untuk menghadirkan smartphone dengan kemampuan gaming yang optimal, yakni pendekatan dari sisi hardware dan pendekatan sisi software.

Huawei menyebutkan ada beberapa vendor yang sudah mencoba dua pendekatan tersebut, misalnya yang bekerja sama dengan produsen prosesor Qualcomm untuk menyediakan kemampuan gaming dari prosesor Snapdragon 600.

Namun, karena tetap masih kurang memuaskan akhirnya mereka menggandeng publisher game seperti Tencent untuk mengkonfigurasi salah satu game mereka agar bisa berjalan optimal di produk smartphone tadi yang tergolong kelas entry-level.

Tentu saja pendekatan software tersebut membutuhkan waktu sehingga kadang-kadang game tidak langsung berjalan optimal. Sementara dari pendekatan hardware, dipastikan smartphone yang spesifikasinya lebih tinggi pasti bisa diandalkan untuk bermain game tapi harganya dipastikan lebih mahal tapi belum tentu baterainya awet untuk bermain game.

Huawei yang selama ini belum pernah merilis produk di segmen gaming baru saja merilis sebuah teknologi terbaru bernama GPU Turbo, yang diklaim mampu membuat smartphone buaatan Huawei bisa diandalkan untuk bermain gaming sekaligus baterainya awet.

GPU Turbo yang digarap Huawei merupakan teknologi akselerasi proses pengolahan grafis yang mampu mendongkrak performa gaming di smartphone buatan Huawei, tapi tetap menjaga konsumsi baterainya efisien sehingga penggunanya bisa bermain game di tingkat kualitas grafis tinggi dengan lancar.

Teknologi GPU Turbo Huawei dibangun di atas framework umum sehingga dia tidak membutuhkan optimalisasi dari pengembang game. Secara otomatis teknologi tersebut akan menyesuaikan game yang berjalan dengan perangkat sehingga menyediakan performa yang lebih memuaskan.

Huawei sendiri berencana  menghadirkan teknologi GPU Turbo ke smartphone terbaru dari seri Nova yang akan dirilis di Indonesia tepat di akhir Juli 2018. Huawei menjanjikan bahwa smartphone kelas menengah ini dapat menyajikan pengalaman gaming kelas premium.


(MMI)

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga
Review Gadget

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga

5 hours Ago

Vivo V11 Pro sebagai smartphone segmen menengah memberikan RAM 6GB dan kamera depan 24MP.…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.