Ponsel Huawei dan ZTE Dilarang di Seluruh Basis Militer AS

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 03 May 2018 09:09 WIB
huaweizte
Ponsel Huawei dan ZTE Dilarang di Seluruh Basis Militer AS
Huawei. (Lluis Gene/Getty Images)

Jakarta: Merek ponsel Huawei dan ZTE kembali terkena nasib sial akibat tuduhan badan pertahanan Amerika Serikat yakni Pentagon bahwa kedua merek tersebut menjadi alat spionase Tiongkok.

Dikutip dari CNET, kini Pentagon juga melarang penjualan dan penggunaan ponsel dari kedua merek tersebut di basis atau pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di seluruh dunia. Instruksi ini telah diresmikan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Alasannya masih sama, kedua merek ponsel tersebut diduga memata-matai dan mencuri informasi dari penggunanya untuk kebutuhan pemerintah Tiongkok. Jadi memang masih didasarkan oleh kondisi geopolitik antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Meskipun begitu, Departemen Pertahanan Amerika Serikat belum memberikan larangan tegas untuk personil militer Amerika Serikat membeli kedua merek smartphone untuk penggunaan sehari-hari. Dengan dilarangnya Huawei dan ZTE dijual di Amerika Serikat tentu saja membuat ponsel buatan keduanya sulit didapatkan.

Pemerintah di Amerika Serikat juga sudah menyiapkan perundang-undangan yang menyebutkan bahwa baik pihak pemerintah maupun perusahaan yang berbisnis di Amerika Serikat dilarang melakukan kerja sama dengan Huawei maupun ZTE.

Sejuah ini belum ada tanggapan terbaru atas langkah pemerintah Amerika Serikat yang cukup menggangu bisnis kedua merek tersebut, mengingat Huawei sempat berencana untuk menjadi pemain penting di pasar smartphone Amerika Serikat.

ZTE sendiri saat ini benar-benar dibuat pusing karena dilarang mengbeli produk hardware dan software dari perusahaan di Amerika Serikat.

Hal tersebut juga disebutkan berimbas kepada kebijakan pemerintah Inggris yang ikut menaruh perhatian dan kewaspadaan terhadap ZTE.

Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris telah mengeluarkan surat pada operator telekomunikasi, memeringatkan mereka untuk tidak menggunakan peralatan atau layanan dari ZTE atas dasar kekhawatiran keamanan nasional.


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

2 days Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.