Melihat Teknologi Ray Tracing pada NVIDIA RTX

Mohammad Mamduh    •    Selasa, 25 Sep 2018 17:48 WIB
nvidiahardwaregeforce rtxvga
Melihat Teknologi Ray Tracing pada NVIDIA RTX
VGA NVIDIA RTX

Bangkok: NVIDIA secara resmi mengumumkan rumpun kartu grafis teranyar NVIDIA RTX dalam ajang Gamescom 2018 bulan lalu.

Seperti yang kita telah ketahui, NVIDIA RTX merupakan GPU generasi baru, dengan arsitektur Turing yang sudah dilengkapi sejumlah teknologi canggih. Tentunya, RTX menawarkan performa yang lebih baik dari GTX.

Pihak NVIDIA menyebutkan Turing menjadi fondasi yang kuat untuk NVIDIA RTX. Mengusung moto Graphics Reinvented, NVIDIA ingin menunjukkan berbagai terobosan yang akan memanjakan semua kalangan penikmat visual, termasuk gamer.

Jika melihat berbagai informasi yang sudah beredar, konsumen sadar bahwa NVIDIA RTX menekankan teknologi yang disebut Ray Tracing.

Ray Tracing adalah teknologi yang memanfaatkan pencahayaan untuk memberikan kesan realistis pada objek dalam grafis. Pada dasarnya, Ray Tracing akan memberikan dampak terhadap tiga aspek: bayangan, refleksi, dan refraksi.

“Cahaya akan membuat bayangan objek lebih gelap,” kata NVIDIA Director of Technical Marketing, APAC Jeffrey Yen dalam konferensi pers terbatas yang digelar di Bangkok, Selasa 25 September 2018.

Dalam contohnya, Jeff memperlihatkan ilustrasi berupa ruangan kecil yang di dalamnya terdiri dari beberapa objek. Dengan pencahayaan, objek bisa menghasilkan bayangan yang tepat dan lebih natural.

“Ray Tracing juga memberikan refleksi objek yang lebih baik,” ungkap Jeffrey. Refleksi ini merupakan aspek kedua yang ingin ditekankan Ray Tracing.

Sebelumnya, objek dalam grafis cenderung mengutamakan dirinya sendiri. Ini menyebabkan mereka tidak bisa merefleksikan objek lain di sekitarnya. Ray Tracing memungkinkan satu objek memberikan refleksi yang memadai terhadap objek lain.

Contoh mudahnya adalah sebuah benda yang bisa memantulkan warna dan cahaya dari objek yang ada di sebelahnya. Refleksi inilah yang ingin dibuat lebih akurat oleh Ray Tracing.



“Dengan begitu lingkungan visual menjadi lebih hidup,” jelas Jeffrey. Refleksi yang akurat juga harus ada ketika satu objek bergerak.

“Ia harus bisa menghasilkan pergerakan bayangan yang sesuai dengan objek, baik itu bergerak secara bolak-balik, atau saat objek lain di sekitarnya bergerak.”

Aspek ketiga yang ingin ditekankan adalah refraksi. Ini mengacu pada pergerakan lebih dari satu objek, yang tetap memberikan efek optic yang sesuai.

Ketika ada beberapa objek bergerak sekaligus, misalnya puluhan bola kecil yang tumpah dari sebuah wadah, semua bola akan memberikan kesan yang sesuai, terlepas ketika mata pengguna tidak melihat beberapa bola itu.

NVIDIA kemudian memberikan contoh lain melalui video yang mereka beri nama Project Sol di bawah ini.

Skenario Project Sol adalah memperlihatkan pencahayaan dalam berbagai situasi visual, dengan objek yang mampu menghasilkan bayangan secara akurat, merefleksikan objek dengan detil, dan menampilkan refraksi yang sesuai.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.