Nodeflux Kini Dinaungi East Ventures

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 06 Jul 2018 16:52 WIB
teknologi
Nodeflux Kini Dinaungi East Ventures
East Venture kini menaungi startup video analitik cerdas asal Indonesia, Nodeflux.

Jakarta: East Ventures mengumumkan investasi terbaru dengan Nodeflux, startup video analitik cerdas asal Indonesia. Kerja sama ini ditujukan untuk mempercepat misi Nodeflux dalam meningkatkan bisnis mereka.

Peningkatan bisnis tersebut disebut akan dilakukan melalui penelitian dan pengembangan terhadap teknologi computer vision, didukung oleh penggunaan teknologi Deep Learning guna menyuguhkan data lebih mendalam.

Teknologi yang diciptakan oleh Nodeflux telah digunakan oleh pemerintah di sejumlah kota besar di Indonesia yang menekankan konsep smart city, seperti Jakarta dan Bandung. Teknologi ini disematkan pada perangkat CCTV yang dipasangkan di kota-kota tersebut.

“Dengan menggunakan solusi kami, pemerintah mampu memahami lebih dalam mengenai area publik mereka seperti transportasi, manajemen sampah, dan sistem banjir secara real time, memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan efisien dengan adanya data,” ujar CEO Nodeflux Meidy Fitranto.

Teknologi yang diciptakan oleh Nodeflux ini juga ditujukan untuk mendukung keamanan nasional, yang dinilai CTO Nodeflux Faris Rahman sebagai hal penting yang perlu dijaga dengan sebaik-baiknya.

Sebagai informasi, Nodeflux juga merupakan perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan program NVIDIA Inception Program. Saat ini, Modeflux dan NVIDIA disebut tengah dalam proses meningkatkan kemitraan mereka, agar lebih fleksibel dan membantu Nodeflux dalam menjangkau pasar global.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.