Oppo Juga Siapkan Tiga Desain Ponsel Lipat?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 06 Jul 2018 08:25 WIB
oppo
Oppo Juga Siapkan Tiga Desain Ponsel Lipat?
Desain smartphone lipat Oppo.

Jakarta: Desain smartphone lipat memang belum menjadi tren yang populer, tapi vendor seperti ZTE sudah mencobanya dengan merilis ZTE Axon M yang memiliki dua layar.

Samsung dan LG sebagai salah satu produsen panel smartphone juga tidak kalah berlomba menghadirkan produk tersebut. Kini datang kabar bahwa Oppo juga sudah berencana ikut mengembangkan smartphone desain lipat.

Dikutip dari Android Headlines, Oppo dikabarkan telah mendaftarkan paten untuk tiga desain smartphone lipat sekaligus. Pertama adalah desain layaknya ponsel lipat atau clamshell, tapi seluruh permukaannya diisi oleh layar.

Dalam desain gambar yang beredar, Oppo membekali sebuah kantung udara atau airbag untuk menghindari panel display atau layarnya rusak karena dilipat. Informasi dan gambar desain ini dibagikan oleh situs asal Belanda, LetsGoDigital.

Tujuan dibuat kantung udara ini adalah sebagai ruang untuk menyimpan udara yang terperangkap di dalam smartphone saat ditekuk sehingga menghasilkan desain rangka yang fleksibel.

Desain kedua adalah smartphone lipat Oppo menggunakan engsel sehingga memiliki dual screen layaknya ZTE Axon M. Perbedaannya adalah engsel tersebut tidak memisahkan layar seperti ZTE Axon M sehingga membuatnya seperti dua buah smartphone yang disatukan.



Justru engsel tersebut disembunyikan di bagian dalam layar dan panel layar tetap memiliki kemampuan melengkung dan dilipat sehingga tetap terlihat sebagai perangkat dengan satu layar tapi dengan dimensi menyerupai tablet.

Sementara desain ketiga mungkin yang paling ekstrem di antara lainnya. Desain smartphone lipat Oppo ini hadir dengan tiga layar yang bisa dilipat dua kali sehingga menjadi satu layar.

Desain ini juga masih menggunakan mekanisme engsel dan magnet untuk membuat ketiga layarnya melekat saat dilipat menjadi satu.

Belum diketahui apakah paten desain yang didaftarkan ini akan diciptakan ke bentuk nyata namun LetsGoDigital mengetahui bahwa paten ini semuanya didaftarkan sejak 22 Februari 2018 lalu.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.