Microsoft Visual Search Bisa Jadi Kompetitor Google Lens

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 24 Jun 2018 11:12 WIB
googlemicrosoft
Microsoft Visual Search Bisa Jadi Kompetitor Google Lens
Microsoft Visual Search di aplikasi Bing.

Jakarta: Pengembangan teknologi AI (kecerdasan buatan) di smartphone semakin mumpuni, contohnya adalah yang dilakukan Google lewat fitur Google Lens. Kemampuan AI yang terhubung dengan kamera smartphone bisa mengenali dan memberikan informasi terkait objek yang tertangkap kamera.

Sayangnya fitur tersebut khusus hadir di smartphone buatan Google. Kabar baiknya, kini Microsoft baru saja merilis aplikasi serupa yang akan menjadi kompetitor Google Lens yakni bernama Microsoft Visual Search.

Dikutip dari The Verge, fitur Microsoft Visual Search hadir di dalam aplikasi pencarian Bing. Informasi dari Microsoft menyebutkan bahwa teknologi juga dihadirkan di aplikasi mereka yang lain, seperti Microsoft Launcher Android, Microsoft Edge Android, dan banyak lagi termasuk untuk iOS.

Cara menggunakannya masih serupa dengan Google Lens. Anda cukup mengambil atau mengunggah foto sebuah objek kemudian menentukan bagian dari objek foto yang mau ditelusuri. Berbekal dengan teknologi AI maka akan disajikan informasi terkait objek tersebut.

Berdasarkan video demonya, informasi penelusuran yang disajikan tampil lengkap dalam bentuk foto, berbeda dengan hasil dari Google Lens yang hanya disajikan dalam bentuk teks sesuai dengan objek apa saja yang dikenali teknologi AI.

Membandingkan dengan cara menggunakan fitur di Google Lens mungkin lebih praktis. Apabila Microsoft Visual Search di Bing mengharuskan Anda telerbih dahulu mengambil atau mengunggah foto, Google Lens hanya butuh mengarahkan kamera ke objeknya sehingga mode ini bisa digunakan bersamaan dengan teknologi augmented reality.




(MMI)

Nokia 6.1 Plus, Pilihan Pemburu Android One
Review Smartphone

Nokia 6.1 Plus, Pilihan Pemburu Android One

10 hours Ago

Nokia 6.1 Plus jadi smartphone Android One yang layak menjadi pilihan di antara merek lainnya.…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.