Rilis Oktober, Google Pixel 3 XL Punya Poni?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 31 May 2018 12:16 WIB
googlegoogle pixel
Rilis Oktober, Google Pixel 3 XL Punya Poni?
Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL. (AFP PHOTO / Elijah Nouvelage)

Jakarta: Pixel 3 dan Pixel 3 XL akan diluncurkan pada Oktober, lapor Bloomberg. Google dikabarkan akan menggunakan strategi yang sama, yaitu menjadikan Verizon sebagai satu-satunya operator yang menjual ponsel tersebut. Google juga akan menjual kedua ponsel itu, 

Versi XL dari Pixel 3 dikabarkan akan memiliki notch atau poni pada bagian atas layar. Mengingat Google telah membuat fitur yang mendukung poni pada Android P, ini bukanlah hal yang mengejutkan. Pixel 3 XL dikabarkan memiliki bodi yang hampir sepenuhnya berupa layar dengan poni di bagian atas. 

Kemungkinan, Google Pixel 3 XL akan terlihat mirip dengan LG G7, lapor The Verge. Poni Pixel 3 XL tidak akan selebar iPhone X, meski poni itu lebih "tinggi". Kemungkinan, poni itu akan lebih menonjol ke bagian layar. 

Sementara Pixel 3 dikabarkan akan memiliki desain serupa Pixel 2. Itu artinya, Pixel 3 kemungkinan akan memiliki bezel yang lebih tebal dari varian XL. Ini mungkin akan mengecewakan sebagian fans, terutama mengingat Pixel 3 juga merupakan smartphone flagship



Pada awal minggu ini, muncul gambar dari pelindung layar untuk Pixel 3 XL dan Pixel 3. Jika gambar ini benar, itu artinya, bezel Pixel 3 tidak akan setebal pada Pixel 2. Kedua Pixel 3 dikabarkan akan dilengkapi dengan speaker stereo.

Google juga tampaknya masih enggan untuk memasang dua kamera pada bagian belakang. Mereka masih akan memasang satu kamera belakang pada Pixel 3. Namun, Pixel 3 XL akan dilengkapi dengan dua lensa kamera pada bagian depan. Sayangnya, tidak dijelaskan apa fungsi dua kamera tersebut. 

Dikabarkan, tim yang Google akuisisi dari HTC dengan nilai USD1,1 miliar (Rp14,8 triliun) pada awal tahun ini memiliki peran penting dalam pengembangan Pixel 3. Untuk manufaktur, Google disebutkan telah berdiskusi dengan Foxconn.

Tampaknya, Google tidak lagi puas dengan membuat desain dan menyerahkan proses manufaktur pada perusahaan seperti LG atau HTC. Mereka ingin bertanggung jawab atas keseluruhan proses pembuatan ponsel. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.