Xiaomi Akui Pasang Iklan di MIUI

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 20 Sep 2018 15:16 WIB
xiaomi
Xiaomi Akui Pasang Iklan di MIUI
Ilustrasi: Xiaomi

Jakarta: Xiaomi, perusahaan smartphone terbesar keempat di dunia, menarik perhatian negatif karena iklan yang mereka tampilkan pada antarmuka untuk ponsel buatan mereka, MIUI. 

Seorang pengguna forum internet belum lama ini mengungkapkan kekecewaannya tentang betapa seringnya iklan muncul di aplikasi-aplikasi MIUI, termasuk aplikasi musik dan bahkan bagian Settings. 

"Iklan memang telah menjadi dan akan terus menjadi bagian penting dari layanan internet Xiaomi, komponen penting dari bisnis model perusahaan," kata Xiaomi saat dimintai komentar oleh The Verge

"Pada saat yang sama, kami akan mempertahankan pengalaman penggunaan dengan memberikan opsi untuk mematikan iklan dan terus memperbaiki pendekatan kami pada iklan, termasuk menyesuaikan dimana dan kapan iklan tampil. Filosofi kami adalah iklan harus tidak mengganggu dan pengguna selalu memiliki opsi untuk menerima iklan lebih sedikit."

Jika Anda memerhatikan model bisnis Xiaomi, Anda akan tahu bahwa perusahaan asal Tiongkok itu tidak berusaha untuk mendapatkan bisnis melalui penjualan hardware.

Xiaomi menjual ponsel dengan harga yang sangat murah, termasuk Pocophone F1, yang memiliki spesifikasi layaknya ponsel premium. 

Xiaomi kemudian akan mendorong pengguna ponselnya untuk menggunakan layanan mereka sehingga mereka bisa mendapatkan untung dari biaya langganan itu. Karena itu, memang, iklan merupakan bagian penting dari Xiaomi. 

Namun, tetap ada risiko bahwa Xiaomi akan mengecewakan penggunanya jika mereka tidak bisa memberikan iklan yang tidak mengganggu.

Sang pengguna Xiaomi yang protes di forum internet mengaku bahwa dia telah menonaktifkan opsi rekomendasi iklan dari Xiaomi, walau iklan itu tetap muncul. 

Xiaomi bukanlah satu-satunya pembuat smartphone Android yang menampilkan iklan yang  mengganggu pada pengguna. Samsung, yang mendapatkan untung lebih besar dari ponselnya, juga terkadang menampilkan notifikasi yang sama mengganggunya seperti iklan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.