FBI Gunakan Wajah Tersangka untuk Buka Kunci iPhone X

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 01 Oct 2018 11:10 WIB
appleiphone
FBI Gunakan Wajah Tersangka untuk Buka Kunci iPhone X
iPhone X punya Face ID.

Jakarta: Ketika Apple memperkenalkan Face ID pada iPhone X tahun lalu, muncul pertanyaan: apakah kunci ponsel akan otomatis terbuka ketika pengguna dipaksa untuk melihat ke arah smartphone?

Forbes melaporkan, FBI memaksa seorang tersangka untuk membuka ponselnya dengan Face ID. Pada Agustus, FBI menggerebek rumah dari Grant Michalski, mencari bukti bahwa dia mengirimkan atau menerima pornografi anak.

Para agen FBI telah mendapatkan izin penggerebekan, yang memungkinkan mereka untuk mencari bukti di komputer Michalski. Dalam penggerebekan, mereka juga menemukan iPhone X milik tersangka. 

Para agen FBI yang menemukan iPhone itu lalu meminta Michalski untuk membuka smartphone tersebut dengan Face ID, yang dituruti oleh Michalski.

Mereka mengaktifkan mode Airplane dan memeriksa konten di dalamnya secara manual lalu mendokumentasikan apa yang mereka temukan dengan mengambil gambar, lapor The Verge

Pengadilan telah menetapkan bahwa ada perbedaan antara sistem keamanan yang menggunakan sidik jari, sistem pengenalan wajah dan password yang Anda masukkan secara manual ke ponsel.

Mengingat Apple dan perusahaan pembuat smartphone kini mulai menggunakan sistem pengenalan wajah, maka akan nantinya, akan semakin banyak kasus seperti Michalski. 

Memang, Michalski mau bekerja sama dengan FBI. Namun, FBI tetap tidak bisa mengakses iPhone X yang menjadi barang bukti lagi karena mereka tidak memiliki password yang digunakan oleh Michalski.

Mereka lalu meminta dan mendapatkan izin pencarian kedua. Dengan itu, mereka bisa melakukan pencarian yang lebih menyeluruh pada ponsel. 

Tampaknya, FBI tidak akan lagi menggunakan wajah Michalksi untuk membuka iPhone X miiliknya.

Departemen Kepolisian Columbus dan Biro Investigasi Kriminal Ohio tampaknya memiliki perangkat yang memungkinkan mereka untuk menembus sistem password pada iPhone X milik Michalski. 


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.