Memori Ponsel Sedikit? Android 8.0 Tetap Bisa Update

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 10 Aug 2017 16:12 WIB
androidgoogle
Memori Ponsel Sedikit? Android 8.0 Tetap Bisa Update
Streaming Update akan ada pada Android terbaru.

Metrotvnews.com: Update untuk Android akan memungkinkan smartphone melakukan update bahkan jika memori ponsel tinggal sedikit.

Dengan "Streaming OS Updates", sebuah smartphone tidak perlu menyimpan semua data update untuk melakukan pembaruan. Google menyebutkan, Android 8.0 akan disesuaikan sehingga ia bisa melakukan streaming update. 

Google biasanya meluncurkan pembaruan software melalui udara alias over-the-air (OTA) ke perangkat Android. Biasanya, sebelum sampai ke tangan pengguna, update ini akan dikirimkan ke manufaktur dan di beberapa negara, ke operator telekomunikasi. Hal inilah yang terkadang membuat update OS membutuhkan memori besar. 

Sistem update yang disebut "A/B System Update" atau "Seamless Update" akan memungkinkan pengguna memperbarui sistem operasi tanpa mengosongkan memori ponsel mereka. Dengan sistem baru ini, pembaruan sistem operasi akan langsung terpasang ke ponsel tanpa harus menyimpan data di smartphone terlebih dulu, lapor SlashGear.

Ketika pengguna melakukan update dengan metode streaming, pengguna bisa terus menggunakan ponsel mereka. Pengguna hanya memerlukan ruang sebesar 100 kilobyte. Metode baru ini hanya memerlukan waktu untuk melakukan reboot ketika update telah sepenuhnya terpasang. 

Menariknya, bahkan jika proses update gagal, maka ponsel akan tetap bisa digunakan karena ia akan bisa menggunakan data sebelum update OTA. Menurut Google, fitur ini akan menjadi bagian dari Android 8.0. 

Sementara itu, untuk pengguna smartphone dengan Android 7.0, ponsel tersebut juga sudah mendukung sistem Streaming Update selama mereka memiliki versi Google Mobile Services yang tepat. Dengan kata lain, jika Anda menggunakan perangkat dengan Android 7.1 atau yang lebih baru, kemungkinan, Anda sudah bisa menggunakan fitur ini. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.