Dongkrak Kualitas Data via Digital, GIPI-ASITA Puji BPS

Mohammad Mamduh    •    Minggu, 12 Feb 2017 19:14 WIB
sensusteknologibps
Dongkrak Kualitas Data via Digital, GIPI-ASITA Puji BPS
Gedung BPS (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Pusat Statistik, Kecuk Suharyanto memang baru menggantikan pejabat lama Suryamin yang memasuki masa pensiun, 15 September tahun lalu. Namun, visi ke depan pria asli Blitar, Jawa Timur ini sudah terasa, meskipun baru genap 5 bulan menjabat.

Metode sensus dengan Big Data Mobile Positioning Data (MPD) yang sudah dilakukan untuk menghitung Wisatawan Mancanegara (Wisman) melalui teknologi seluler sejak Oktober, November, Desember 2016 itu diacungi dua jempol.

Ketua GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia), Didien Djunaedi angkat topi dengan skema penghitungan di wilayah perbatasan, yang biasa disebut PLB atau Pos Lintas Batas tersebut.

Ada 19 Kabupaten, 46 Kecamatan, di kawasan terdepan Indonesia yang berbatasan dengan negara tetangga yang dihitung dengan data seluler yang akurat dan mudah.

“Era digital memang harus didekati dengan teknologi digital pula. Saya lihat, uji coba penggunaan Big Data Mobile Positioning untuk Singapore dan alat detektornya dipasang di Batam bulan September 2016 lalu," kata Didien Djunaedi, Ketua GIPI.

"Hasilnya, hampir sama, nyaris tidak ada beda. Terlalu kecil margin error-nya, sehingga bisa diabaikan. Data pertama dihitung oleh Imigrasi, data kedua dihitung dengan menggunakan Big Data MPD itu. Hasilnya presisi.”

Penghitungan ini betul-betul menggunakan teknologi, memakai mesin dan sama sekali tidak menggunakan tangan manusia. Proses pengambilan data juga dilakukan 24 jam, 7 hari, dan 52 minggu dalam setahun.

Teknologi tersebut juga mampu memberikan profil wisatawan macanegara yang datang dengan lengkap, termasuk soal lama tinggal, frekuensi kedatangan, pengeluaran, preferensi aktivitas wisata, kota asal dan mampu mencatat wisatawan yang tidak melalui jalur pintu PLB.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.