Unggah Foto Senjata dari LEGO, Remaja Ini Ditangkap

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 01 Mar 2018 10:42 WIB
media sosialinstagram
Unggah Foto Senjata dari LEGO, Remaja Ini Ditangkap
Unggahan foto mainan Lego yang disusun oleh pelaku menyerupai senjata AR-15.

Jakarta: Instagram tampaknya mulai memperketat peraturan tentang unggahan foto atau video senjata di layanannya sejak kasus penembakan pelajar di Florida, Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Dikutip dari Ars Technica, seorang remaja berumur 14 tahun asal San Diego mengunggah foto dari LEGO yang disusun menyerupai senjata AR-15. Remaja itu ditangkap kepolisian akibat hal tersebut. AR -15 merupakan senjata yang juga digunakan pada kasus penembakan yang terjadi di Florida.

Berdasarkan penyataan dari Kepolisian San Diego, pelajar sekolah menengah atas tersebut mengunggah foto itu dengan tulisan "Jangan datang ke seolah esok hari". Hal ini memunculkan dugaan bahwa dia akan melakukan aksi penembakan.

Beberapa temah sekolah pengunggah telah memintahnya untuk menghapus foto tersebut, tapi dia menolaknya. Pihak kepolisian lewat investigasinya menemukan bahwa remaja tersebut juga baru saja mencari informasi tentang senjata untuk berburu.

Saat ini, proses investigasi tengah berlangsung. Sementara remaja tersebut meringkuk di penjara khusus remaja. Belum diketahui siapa yang melakukan pelaporan atas unggahan tersebut kepada kepolisian. Masih belum diketahui juga apakah pihak yang melapor adalah pengguna atau pihak Instagram sendiri.

Di Amerika Serikat, unggahan foto atau video yang menyertakan senjata di internet mulai mendapat perhatian serius. Hal ini juga memicu perdebatan antara publik dan komunitas pecita senjata api di negara tersebut yakni NRA.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

5 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.