Mantan CEO Intel Tutup Usia

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 04 Oct 2017 11:20 WIB
intel
Mantan CEO Intel Tutup Usia
Mantan CEO Intel Paul Otellini. (Kevork Djansezian/Getty Images)

Metrotvnews.com: Paul Otellini, mantan CEO Intel, meninggal dalam tidurnya. Intel mengumumkan hal ini pagi ini. Otellini menutup usia pada 66 tahun.

Dia merupakan CEO Intel yang ke-5, yang menjabat dari 2005 sampai 2013. Salah satu pencapaiannya adalah membuat Intel mendominasi dalam pasar prosesor x86. Satu hal yang menarik, dia juga bekerja dengan Apple ketika mereka berhenti menggunakan chip PowerPC dan mulai menggunakan produk Intel.

Setelah mengundurkan diri pada 2013, Otellini mengakui bahwa dia memiliki satu penyesalan ketika menjabat sebagai CEO Intel. Dia menyesal karena dia tidak berjuang lebih keras untuk memastikan Apple menggunakan prosesor buatan Intel di iPhone. Akibatnya, Intel kini kehilangan momentum dalam revolusi smartphone

"Kami sedih dengan meninggalnya Paul," ujar CEO Intel, Brian Krzanich dalam sebuah pernyataan resmi. "Dia menyuarakan pendapat konsumen di tengah-tengah para teknisi dan dia mengajari kami bahwa kami hanya bisa menang jika kami mendahulukan konsumen."

Otellini pertama bergabung dengan Intel pada 1974. Sejak itu, dia menjabat berbagai jabatan, termasuk Chief Operating Officer pada 2003 sampai 2005. Dia bekerja untuk Intel hampir selama 40 tahun. Pengangkatannya sebagai CEO adalah hal yang menarik, mengingat dia adalah CEO Intel pertama yang tidak pernah menjadi teknisi.

The Verge menyebutkan, pencapaian lain dari Otellini adalah karena dia berhasil "mengubah struktur operasi dan biaya untuk pertumbuhan dalam jangka panjang; menjadikan Intel sebagai pemimpin di segmen pasar server; dan mempertahankan keuntungan dalam resesi global." 

"Intel mendapatkan lebih banyak penghasilan selama 8 tahun dia menjabat sebagai CEO daripada selama 45 tahun," ujar Intel dalam pernyataan resmi. 


(MMI)