Google Assistant Bisa Atur Perintah untuk Spotify

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 05 Oct 2017 12:05 WIB
googlespotify
Google Assistant Bisa Atur Perintah untuk Spotify
Spotify juga didukung kemampuan memberi perintah suara via Google Assistant di perangkat pendukung asisten digital Google.

Metrotvnews.com: Google mengumumkan bahwa fitur perintah suara Spotify akan mendukung penuh Google Assistant dalam beberapa minggu mendatang. Hal ini berarti, pengguna dapat memberikan perintah via suara untuk mengendalikan Spotify pada perangkat berteknologi Google Assistant.

Sebelumnya, fitur perintah suara Spotify hanya tersedia pada Google Home, namun kini fungsi serupa menerjemahkannya ke Google Assistant pada ponsel. Baik pengguna Spotify versi gratis dan premium akan dapat memutar musik dengan menggunakan perintah suara.

Menurut laporan The Verge, jika pengguna menautkan akun Spotify dan menjadikannya sebagai pemutar musik default pada Google Assistant, pengguna tidak lagi perlu mengucapkan kata "Spotify" pada setiap akhir kalimat perintah.

Dukungan tambahan tersebut akan digulirkan Google bersamaan dengan pengumuman rangkaian produk barunya, termasuk Google Home Max, speaker rumahan cerdas berukuran besar yang dirancang Google untuk menjadi kompetitor Apple HomePod dan Sonos.

Sementara itu pada 4 Oktober ini, Google resmi meluncurkan dua smartphone unggulannya, yaitu Pixel 2 dan Pixel 2 XL. Kedua perangkat ini mengusung desain bodi serupa pendahulunya, namun telah menggunakan sistem operasi Android 8.0 Oreo.

Pada ponsel cerdas terbarunya tersebut, Google tidak ikut dalam tren kamera ganda, dan menggunakan 'dual pixel'. Teknologi ini diklaim memiliki kemampuan seperti kamera ganda, dan mampu membuat efek yang sering dipamerkan kamera ganda, yakni efek bokeh.

Google mengumumkan produk terbarunya, yaitu Pixel Buds merupakan earphone nirkabel dengan fitur penerjemah. Google Pixel Buds dapat dihubungkan dengan smartphone Pixel, dan menggunakan mesin penerjemah Google untuk menghadirkan terjemahan langsung dalam 40 bahasa berbeda.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.