Pembobolan Yahoo pada 2013 Ternyata Pengaruhi 3 Miliar Akun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 04 Oct 2017 12:17 WIB
yahoocyber security
Pembobolan Yahoo pada 2013 Ternyata Pengaruhi 3 Miliar Akun
Investigasi terbaru menunjukkan bahwa peretasan yang dialami Yahoo memengaruhi 3 miliar orang. (AFP PHOTO / KAREN BLEIER)

Metrotvnews.com: Yahoo mengumumkan, peretasan pada 2013 ternyata tidak hanya memengaruhi 1 miliar akun seperti yang diduga sebelumnya. Semua orang yang memiliki email Yahoo dan pernah bergabung dengan layanan Yahoo lainnya seperti Flickr terpengaruh oleh peretasan ini. 

Yahoo, yang kini menjadi bagian dari Oath setelah diakuisisi oleh Verizon senilai USD4.5 miliar (Rp60,7 triliun) dan bergabung dengan AOL, menemukan bukti baru dalam proses integrasi perusahaan, lapor TechCrunch.

Yahoo berusaha meminimalisir kepanikan dengan menyebutkan bahwa peretasan pada 2013 telah ditemukan dan diatasi pada 2016. Mereka juga meyakinkan, perusahaan telah mengambil tindakan untuk melindungi semua akun pengguna.

Salah satu tindakan yang Yahoo lakukan adalah secara langsung menghubungi pengguna, meminta mereka untuk mengubah password dan membatalkan validasi atas pertanyaan keamanan beserta jawabannya yang tidak terenkripsi sehingga data itu tidak bisa digunakan untuk mengakses sebuah akun.

Karena Yahoo menyebutkan mereka sudah mengambil langkah sebelum ini, mereka berkata, "Tidak ada notifikasi ekstra terkait kegiatan pemalsuan cookie yang muncul dalam informasi baru ini."

Berita baru ini tidak hanya akan melukai kepercayaan masyarakat akan Yahoo, tapi juga Verizon, operator telekomunikasi asal Amerika Serikat yang telah mendapatkan diskon sebesar USD350 juta (Rp4,7 triliun) ketika membeli Yahoo. 

"Verizon memiliki komitmen untuk menjaga standar terbaik terkait transparansi dan akuntabilitas, serta kami bekerja secara aktif untuk memastikan keamanan dari pengguna dan jaringan kami dalam menghadapi ancaman siber yang terus berubah," ujar Chandra McMahon, Chief Information Security Officer Verizon.

"Investasi kami di Yahoo memungkinkan tim itu untuk terus memperbaiki keamanan dan juga mendapatkan dukungan dari pengalaman dan sumber daya Verizon."

Untuk akun yang terpengaruh dari peretasan ini, Yahoo menyebutkan, informasi yang mungkin tercuri meliputi nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, password yang telah melalui proses hashing dan di beberapa kasus, pertanyaan keamanan serta jawabannya, baik yang terenkripsi maupun tidak. 

"Investigasi menunjukkan bahwa informasi yang dicuri tidak termasuk password dalam bentuk teks, data kartu pembayaran atau informasi akun bank. Data kartu pembayaran dan informasi akun bank tidak disimpan di sistem yang perusahaan percaya diretas," ujar Yahoo. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.