Microsoft Konfirmasi Windows 10 S Jadi S Mode

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 08 Mar 2018 08:28 WIB
microsoftwindows 10
Microsoft Konfirmasi Windows 10 S Jadi S Mode
Sistem operasi Windows 10 S akan dileburkan dengan Windows 10 biasa. (Drew Angerer via Getty Images)

Jakarta: Microsoft berencana untuk mengintegrasikan sistem operasi Windows 10 S ke dalam Windows 10 biasa sebagai "S Mode". Mereka mulai melakukan ini tahun depan.

Kabar tentang hal ini sebenarnya sudah beredar sejak bulan lalu. Namun, sekarang, Corporate Vice President in the Operating Systems Group, Microsoft, Joe Belfiore mengonfirmasi rumor tersebut melalui Twitter.

"Tahun depan 10 S akan menjadi 'mode' dari versi yang sudah ada, bukan versi baru," kata Belfiore, seperti yang dikutip dari The Verge.

S Mode akan berfungsi untuk mengunci Windows 10 sehingga ia hanya akan bisa menjalankan aplikasi dari Microsoft Store. Nantinya, S Mode akan bekerja layaknya sistem operasi Windows 10 S. Microsoft berencana membuat S Mode untuk Windows 10 Home, Enterprise dan Pro. 

Sebelum ini, beredar rumor bahwa Microsoft akan membiarkan penggunakan Windows 10 Home untuk menonaktifkan S Mode secara gratis.

Namun, pengguna Windows 10 Pro dengan S Mode harus membayar USD49 (Rp675 ribu) untuk mengaktifkan versi asli dari Windows 10 Pro. Sayangnya, Microsoft belum mengonfirmasi bagian ini. 

Menurut Engadget, Windows 10 S didesain untuk menjadi pesaing dari Chrome OS. Sistem operasi itu dibuat sebagai sistem operasi yang tangguh, aman dan pada saat yang sama ringan. Namun, tampaknya Microsoft masih belum bisa menyeimbangkan sistem operasi tersebut. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.