Kurangi Produksi iPhone XR, Saham Apple Turun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 20 Nov 2018 12:09 WIB
appleiphone
Kurangi Produksi iPhone XR, Saham Apple Turun
iPhone XR adalah ponsel baru Apple dengan harga paling terjangkau.

Jakarta: Apple telah mengurangi produksi untuk iPhone XS dan iPhone XR.

Sebelum ini, para penyuplai Apple memang menyebutkan bahwa mereka menurunkan angka perkiraan penjualan, mengimplikasikan bahwa penjualan tiga iPhone terbaru tidak sebaik harapan. 

Apple tampaknya kesulitan untuk memperkirakan permintaan akan smartphone baru mereka di tengah melambatnya pertumbuhan pasar smartphone dan permintaan yang melemah dari pasar Tiongkok. Perubahan angka produksi ini juga membuat para penyuplai frustrasi, lapor 9to5Mac.

Masih belum diketahui apa masalah Apple, yang tidak hanya menjual iPhone tipe lama tapi juga fokus bisnis layanan untuk menambah pendapatan mereka.

Secara keseluruhan, harga rata-rata iPhone akan kembali naik. Itu artinya, meskipun Apple menjual lebih sedikit iPhone, mereka akan tetap mendapatkan jumlah uang yang sama.

Sayangnya, ketidakpastian pasar ini memiliki dampak yang lebih besar pada para penyuplai. "Pertumbuhan menyelesaikan berbagai masalah. Ketika pertumbuhan melambat, masalah mulai terlihat," kata seorang penyuplai yang tak mau disebutkan namanya.

"Bekerja sama dengan Apple memiliki risiko besar karena mereka sering mengubah janji mereka."

Laporan ini sesuai dengan laporan lain yang menyebutkan bahwa produksi iPhone XR dikurangi hingga sepertiga. Produksi iPHone XS dan XS Max juga dikurangi.

Pada awal bulan ini, harga saham Apple turun 5 persen ketika para penyuplai memberitahukan para investor bahwa angka penjualan iPhone diperkirakan akan lebih rendah dari perkiraan.

Tahun lalu, produksi iPhone X juga dikurangi. Namun, iPhone X justru sukses menjadi ponsel paling populer di dunia. Sayangnya, Apple kini tidak lagi melaporkan jumlah ponsel yang mereka jual pada laporan keuangan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.