Pasar Entry-Level Tetap Jadi Fokus Advan di 2019

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 22 Dec 2018 10:17 WIB
advan
Pasar Entry-Level Tetap Jadi Fokus Advan di 2019
Advan mengaku akan kembali lebih terfokus pada segmen pasar entry-level pada tahun 2019.

Jakarta: Advan mengakui sempat mengalami penurunan dalam hal pangsa pasar saat mencoba berkompetisi di segmen pasar kelas menengah pada tahun 2018. Hal ini mendorongnya untuk mengubah fokusnya pada tahun 2019.

“Tahun depan, kita mau sedikit mengubah strategi dengan lebih fokus menghadirkan produk-produk entry-level. Tapi yang mid-range tetap akan dihadirkan, hanya saja tidak seagresif tahun ini,” ujar Marketing Director Advan Indonesia Tjandra Lianto.

Sebagai informasi selama tahun 2018, Advan mulai agresif menghadirkan produk segmen menengah melalui seri G. Sayangnya, dalam perjalanannya tersebut, Advan menemukan kehadiran kompetitor dalam jumlah signifikan, disebut Tjandra, sebagian besar adalah merek asal Tiongkok.

Sementara itu, Tjandra juga menyebut, saat Advan berupaya mencoba peruntungan di segmen menengah, segmen entry-level tidak banyak dilirik oleh kompetitor sehingga persaingan di segmen ini tergolong sepi.

Karenanya, untuk memperkuat posisinya di segmen entry, Advan berencana untuk menghadirkan inovasi di sisi produk bundling, serta menggencarkan kerja sama dengan operator seluler.

Menurut Tjandra, perang harga dan spesifikasi yang umum dilakukan produsen tidak akan ada habisnya, sehingga tidak menjadi strategi yang dipilih Advan.

Pada tahun 2019, Advan mengaku akan terfokus dalam menghadirkan nilai tambah lebih baik untuk konsumen melalui ponsel yang dipasarkannya.

Selain itu, Advan juga berencana untuk mempererat kedekatan mereknya dengan konsumen, salah satunya adalah komunitas, sembari meningkatkan kualitas produk.

Tjandra menyebut Advan berencana menghadirkan delapan produk baru, terdiri dari lima model smartphone dan tiga model tablet, selama tahun 2019 mendatang. Jumlah ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun 2018, sebanyak 10 produk.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.