Peramban Xiaomi Tak Boros Ruang Penyimpanan

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 24 Dec 2018 10:13 WIB
xiaomi
Peramban Xiaomi Tak Boros Ruang Penyimpanan
Xiaomi menyebut Mint Browser karyanya tidak membutuhkan ruang penyimpanan besar.

Jakarta: Xiaomi Mint Browser hanya membutuhkan sedikit ruang penyimpanan, yaitu berukuran 11MB. Sehingga pengguna tidak membutuhkan ponsel dengan ruang penyimpanan 128GB atau 32GB untuk menginstal aplikasi ini.

Hal ini menjadi alasan Xiaomi menawarkan peramban ini pada model low-end karyanya. Peramban ini juga lebih kecil jika dibandingkan dengan Microsoft Edge versi Android yang mengusung ukuran 76MB.

Aplikasi ini tersedia untuk diunduh via Google Play Store, meski hanya dapat ditemukan pada Play Store versi situs. Peramban pada daftar di toko aplikasi ini tidak muncul pada aplikasi Google Play Store, meski pengguna akan menemukan Mint Browser lain bukan karya Xiaomi.

Halaman home peramban ini berbekal bar pencarian yang didukung oleh Google di bagian atas dengan ikon shortcut ke Google, situs Xiaomi Mi.com, dan lainnya. Di bagian bawah terdapat ikon mikrofon yang didukung teknologi pengenalan suara untuk mengakses pencarian di Google.

Xiaomi Mint Browser diklaim cepat, serupa Chrome dan Microsoft Edge versi mobile. Selain itu, pengalaman terkait gestur cubit dan zoom juga diklaim mampu tampil dengan mulus.

Peramban ini juga dibekali dengan mode Incognito dan Reading, dan memungkinkan pengguna mengakses pengaturan untuk meminta akses ke versi dekstop dari sebuah situs. Pengguna juga dapat mengubah pengaturan peramban ini untuk menampilkan situs versi iPhone atau iPad.

Untuk melakukan perubahan tersebut setelah menginstal peramban, pengguna dapat mengetuk ikon hamburger atau tiga garis vertikal bertumpuk di bagian kanan bawah layar. Kemudian akses Settings, lalu Advanced, dan User agent string.

Lalu, mengetuk menu hamburger yang sama dan ikon bulan akan mengaktifkan Dark Mode, mengubah tampilan peramban menjadi berwarna gelap pada latar belakang dan tulisan berwarna putih untuk kenyamanan melihat konten di layar.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.