Lagi, Power Bank Terbakar di Kabin Pesawat

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 26 Feb 2018 15:10 WIB
teknologi
Lagi, Power Bank Terbakar di Kabin Pesawat
Foto yang beredar di media sosial Weibo terkait peristiwa meledak dan terbakarnya power bank di dalam kabin pesawat China Southern Airlines.

Jakarta: Sebuah power bank kembali meledak dan terbakar di dalam kabin pesawat China Southern Airlines asal Guangzhou menuju Shanghai.

Dikutip dari Channel News Asia, beruntung peristiwa ini tidak memaka korban jiwa dan terjadi saat pesawat sudah mendarat. Ketika penumpang baru akan membuka tempat penyimpanan tas di kabin. Hal ini pertama kali diketahui dari sebuah unggahan di media sosial Weibo.

Meskipun tidak memakan korban jiwa tapi melihat api yang diakibatkan oleh meledaknya power bank dari dalam tas seorang penumpang tentu akan sangat berbahayan saat pesawat di udara.

Bahkan salah satu kru pesawat justru memadamkannya menggunakan air, bukan tabung pemadam kebakaran.
 
Saat ini pihak kepolisian dan organisasi penerbangan tengah melakukan investigasi atas peristiwa ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa peristiwa tersebut menambah daftar buruk betara berbahayanya komponen baterai jenis lithium-ion.

Seperti yang diketahui bahwa litihium-ion merupakan material yang biasa digunakan oleh baterai pada perangkat elektronik, misalnya smartphone.

Anda tentu masih ingat betapa khawatirnya jasa penerbangan untuk membawa smartphone Samsung Galaxy Note 7 beberapa tahun lalu akibat kasus baterai bermasalah.

Oleh sebab itu, jangan heran apabila beberapa bandara international melarang penumpangnya membawa power bank melebih kapasitas 20.000 mAh yang tercantum di power bank. Organisasi Internasional Penerbangan Sipil juga sempat melarang penggunaan koper yang di dalamnya langsung tertanam power bank.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

21 hours Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.