Samsung: Galaxy S8 Edisi Microsoft Edition Cuma Mitos

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 03 Dec 2017 16:28 WIB
samsung
Samsung: Galaxy S8 Edisi Microsoft Edition Cuma Mitos
Samsung menyebut bahwa Galaxy S8 Microsoft Edition tidak pernah ada, dan hanya mitos.

Jakarta: Samsung sebelumnya mengumumkan rencananya untuk menjual Galaxy S8 Microsoft Edition pada tahun 2017 ini. Namun, kini Samsung menarik kembali pernyataannya tersebut dan menyebut edisi Microsoft tersebut tidak pernah ada.

Samsung Galaxy S8 Microsoft Edition dikabarkan akan tersedia di pasar melalui toko ritel Microsoft. Tidak tersedia informasi terkait dengan spesifikasi hardware atau software yang akan diusung perangkat tersebut.

Sebelumnya tidak tersedia informasi terkait perbedaannya dengan Galaxy S8 versi standar, dan kustomisasi yang dihadirkan Microsoft pada ponsel edisi khusus tersebut, saat perangkat dikeluarkan dari kotak dan terhubung dengan Wi-Fi.

Pada dasarnya, kustomisasi yang dihadirkan pada perangkat tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran terkait dengan aplikasi Microsoft, seperti Office, OneDrive, Cortana dan Outlook. Hal ini diperkirakan dilakukan untuk publisitas semata.

Meskipun demikian, aktivitas publisitas tersebut telah menarik perhatian sejumlah penggemar Microsoft. Selain pada Galaxy S8, Samsung juga membantah akan tersedia edisi khusus Microsoft pada smartphone unggulan model lain karyanya.

Bantahan terkait Galaxy S8 Microsoft Edition tersebut dinilai oleh sejumlah pihak, hadir pada waktu yang kurang tepat. Sebab Microsoft baru saja mulai menjual Galaxy S8 dan Galaxy S8+ melalui toko online miliknya, dan diikuti oleh kehadiran Nokia 8 pada minggu lalu.

Sementara itu, Samsung dilaporkan tetap unggul di pasar global, meski telah lengser dari posisi pertama di pasar smartphone India. Apple juga masih menjadi kompetitor kuat bagi Samsung serta smartphone lain di ranah Android.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.