Google Pasang Dukungan Pesan Suara Video di Aplikasi Duo

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 08 Mar 2018 10:34 WIB
google
Google Pasang Dukungan Pesan Suara Video di Aplikasi Duo
Google menggulirkan kemampuan meninggalkan pesan suara yang muncul saat panggilan telepon terjawab, dalam bentuk video.

Jakarta: Google menghadirkan fitur pesan video dalam update yang baru saja digulirkannya untuk aplikasi Duo. Fitur ini memungkinkan pengguna meninggalkan video selfie dan pesan suara kepada pengguna lain yang melewatkan atau menolak panggilan telepon Duo.

Pesan video tersebut mendukung durasi maksimal selama 30 detik, dan secara otomatis menghilang setalah satu hari. Namun, penerima pesan dapat mengunduh video ke galeri kamera perangkat untuk ditonton kembali di kemudian hari.

Berbeda dengan Google Allo yang dinilai kesulitan menemukan tujuannya di tengah persaingan pasar aplikasi pesan berbasis teks, tujuan Duo yang terfokus pada video membantunya merangkul konsumen di iOS dan Android.

Aplikasi Google Duo menduduki peringkat 17 pada daftar aplikasi jejaring sosial terpopuler di Apple App Store, sedangkan Allo menempati peringkat 93. Sementara itu, di toko aplikasi Google Play Store, aplikasi ini telah diunduh sebanyak 100 juta kali.

Google menyebut bahwa pesan video telah mulai digulirkan kepada pengguna Duo di platform iOS dan Android. Fitur ini akan tersedia di seluruh aplikasi yang digunakan pengguna di seluruh dunia pada akhir pekan mendatang.



Sebelumnya, Google dilaporkan akan membantu DOD (Department of Defense/Departemen Pertahanan) Amerika Serikat dalam proyek percobaan menganalisis rekaman video drone menggunakan AI (Artificial Intelligece/Kecerdasan Buatan).

Sementara itu, sistem operasi mobile terbaru Google, Android P, dilaporkan akan dibekali dukungan layanan profil perangkat Bluetooth HID. Dukungan ini akan memungkinkan pengguna menjadi perangkat bersistem operasi Android P sebagai keyboard QWERTY atau mouse via Bluetooth.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.