IFA 2017

Seriusi Virtual Reality, Lenovo Pasang Explorer dan Jedi Challenges

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 01 Sep 2017 12:41 WIB
lenovoifa 2017
Seriusi Virtual Reality, Lenovo Pasang Explorer dan Jedi Challenges
Lenovo menghadirkan perangkat pendukung keseriusannya di ranah VR dan AR, yaitu Explorer dan Star Wars: Jedi Challenges.

Metrotvnews.com, Berlin: Memeriahkan ajang IFA tahun ini sekaligus menegaskan keseriusannya di bidang teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), Lenovo menghadirkan dua perangkat di ranah tersebut, yaitu Lenovo Explorer dan Star Wars: Jedi Challenges.

"Lenovo dikenal sebagai perusahaan yang tida ragu dan sungkan untuk mengambil risiko dalam menghadirkan inovasi terbaik bagi konsumennya. Sedangkan teknologi AR dan VR akan menjadi teknologi yang membantu mendefinisikan pengalaman komputasi memuaskan," ujar GM & VP Lenovo Android & Chrome Business, Jeff Meredith, pada 31 Agustus 2017 di Kabelwerk Gatenfeld.

Pada perangkat Explorer, Lenovo menggandeng teknologi PC Mix Reality karya Microsoft, dan diklaim hadir dengan kemampuan yang telah dioptimalkan untuk komputasi pada komputer. Mendukung perangkat tersebut, Meredith turut mengumumkan bahwa saat ini telah tersedia sebanyak 100 ribu aplikasi universal di toko aplikasi Microsoft, yaitu Windows Store.



Untuk dapat menikmati kemampuan yang ditawarkannya, Lenovo membekali Explorer dengan empat input kendali, memungkinkan pengguna berinteraksi dengan game secara lebih baik menggunakan keyboard, mouse, serta alat pengendali gerakan dan virtual khusus.

Sementara itu, kerja sama Lenovo dengan Disney juga dihadirkan melalui produk Augmented Reality baru, bernama Star Wars: Jedi Challenges. Melalui kerja sama tersebut, jelas VP Global Consumer Marketing PCSD, Matt Bareda, Lenovo dan Disney bertujuan untuk menghadirkan pengalaman Star Wars ke dunia nyata.

Produk tersebut didukung oleh tiga perangkat pendukung, yaitu headset Lenovo Mirage AR, Tracking Beacon, pengendali Lightsaber, serta berbagai game bertema Star Wars. Game tersebut memungkinkan pengguna menikmati pengalaman menjadi Jedi dan mengembangkan kemampuan via pertarungan melawan Dark Side, atau menciptakan strategi pada pertarungan untuk melawan Dark Side.



Tersedia juga game catur bernama Hollow Chess, memungkinkan pemain untuk menguji dan mengembangkan pemikiran dan kemampuan mereka sebagai Jedi. Peningkatan kemampuan juga disebut Bereda akan mampu membuka dunia baru dalam game tersebut.

Lenovo memperkirakan perangkat-perangkat tersebut akan mengalami peningkatan popularitas secara signifikan pada musim liburan di akhir tahun mendatang. Lenovo Star Wars: Jedi Challenges akan mulai dapat dipesan melalui program pre-order mulai 1 September ini, dan akan menyapa konsumen pada minggu pertama bulan November mendatang, dengan penawaran harga sebesar USD299 (Rp3,9 juta).


(ADM)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.