MA Batalkan Permen Taksi Online, Ini Alasannya

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 22 Aug 2017 18:36 WIB
ubergrabgojekpolemik taksi online
MA Batalkan Permen Taksi Online, Ini Alasannya
Ilustrasi. (Bryan R. Smith for The New York Times)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mahkamah Agung memerintahkan Menteri Perhubungan untuk mencabut 14 poin dari Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM. 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum tidak dalam Trayek. 

Keempat belas poin tersebut adalah:

1. Pasal 5 ayat (1) huruf 3
2. Pasal 19 ayat (2) huruf f dan ayat (3) huruf e
3. Pasal 20
4. Pasal 21
5. Pasal 27 huruf a
6. Pasal 30 huruf b
7. Pasal 35 ayat (9) huruf a angka 2 dan ayat (10) huruf a angka 3
8. Pasal 36 ayat (4) huruf c
9. Pasal 37 ayat (4) huruf c
10. Pasal 38 ayat (9) huruf a angka 2 dan ayat (10) huruf a angka 3
11. Pasal 43 ayat (3) huruf b angka 1 sub huruf b
12. Pasal 44 ayat (10) huruf a angka 2 dan ayat (11) huruf a angka 2
13. Pasal 51 ayat (3)
14. Pasal 66 ayat (4)

Putusan Nomor 37 P/HUM/2017 ini ditetapkan dalam rapat permusyawaratan MA yang diadakan pada 20 Juni 2017. Dalam keputusannya, MA menyebutkan bahwa keempat belas poin di atas harus dicabut karena bertentangan dengn Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 dan Pasal 7 UU Nomor 20 Tahun 2008 karena dianggap tidak membantu usaha untuk tumbuh dan berkembang. 

Selain itu, poin-poin tersebut juga bertentangan dengan Pasal 183 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009, yang menetapkan bahwa tarif ditentukan berdasar tarif batas atas dan batas bawah yang diusulkan dari Gubernur/Kepala Badan yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal atas nama Menteri dan bukannya didasarkan pada kesepatan antara konsumen dan perusahaan penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi. 

Dalam situs resmi Departemen Perhubungan, mereka mengaku akan mentaati putusan MA. “Kementerian Perhubungan akan taat azas pada hukum dan peraturan yang berlaku, termasuk apa yang menjadi keputusan MA. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan semua pihak guna menyusun penataan yang terbaik yang dapat memberi ruang yang sama pada semua operator transportasi, khususnya di bidang angkutan jalan," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 membahas tentang taris batas atas dan batas bawah. Menurut Permen tersebut, di wilayah I (Sumatera, Jawa dan Bali), tarif batas bawah adalah Rp3.500 per kilometer sementara tarif batas atas adalah Rp6.000 per kilometer.

Untuk Wilayah II (Kalimantan, Sulawesi hingga Papua), ditetapkan Rp3.700 per kilometer sebagai tarif batas bawah dan Rp6.500 per kilometer sebagai tarif batas atas. Pada awal bulan Juli lalu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan, salah satu alasan ditetapkan tarif batas bawah dan batas atas adalah untuk menciptakan persaingan yang sehat antar operator.  

Meskipun baru diumumkan, keputusan MA ini sudah mendapat kecaman dari MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia). Wakil Ketua MTI Djoko Setijowarno, menganggap, keputusan MA untuk membatalkan Permen No 26 bisa menyebabkan keresahan. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.