Punya 3 OIS, Huawei P20 Lebih Sulit Diperbaiki dari iPhone X

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 10 Apr 2018 12:44 WIB
huawei
Punya 3 OIS, Huawei P20 Lebih Sulit Diperbaiki dari iPhone X
Ponsel baru Huawei memiliki tiga OIS. (AFP PHOTO / ERIC PIERMONT)

Jakarta: Ponsel terbaru dari Huawei lebih sulit diperbaiki jika dibandingkan iPhone X. Tidak lama setelah Huawei meluncurkan Huawei P20 Pro, tim iFixit membongkarnya. 

Mereka memberikan nilai 4 dari 10 untuk tingkat kemudahan perbaikan P20 Pro. Semakin tinggi nilai dari iFixit, semakin mudah pula sebuah ponsel diperbaiki. Sebagai perbandingan, iPhone X mendapatkan nilai enam sementara Galaxy S9 dan S9 Plus dari Samsung juga mendapatkan nilai empat. 

CNET melaporkan, nilai iFixit mencerminkan tingkat kemudahan mengganti komponen dan baterai ponsel. Selain itu, mereka juga memperhitungkan seberapa rapuh casing dan kaca pada ponsel. 

Sementara itu, pada P20, iFixit menyebutkan bahwa banyak komponen dari ponsel itu yang bersifat modular dan bisa digantikan tanpa harus mengganti komponen lain. Anda bisa mengganti baterai dari ponsel ini. Sayangnya, itu bukan hal yang mudah.

Selain itu, tim iFixit juga menyebutkan kemungkinan bodi ponsel pecah meningkat karena bagian depan dan belakang dari P20 terbuat dari kaca. Untuk mengganti layar, mereka harus menembus dua lapisan perekat. 

Huawei meluncurkan smartphone barunya bulan lalu, P20 dan P20 Pro. Keduanya memiliki tiga kamera pada bagian belakang. Ini adalah pertama kalinya tiga kamera ditanamkan pada smartphone.

Huawei juga melengkapi P20 Pro dengan fitur video super slow motion, sama seperti Galaxy S9, fitur zoom ekstrem dan fitur yang menjanjikan gambar di malam hari yang menawan. 

Satu hal yang menarik, iFixit menyebutkan bahwa ketiga kamera pada bagian belakang ponsel baru Huawei dilengkapi OIS (Optical Image Stabilization), meski perusahaan asal Tiongkok itu menyebutkan bahwa hanya kamera telefoto 8MP yang dilengkapi dengan fitur tersebut.

Seperti namanya, fitur OIS berfungsi menstabilkan gambar ketika pengguna mengambil video. 


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

2 hours Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.