Computex 2018

ASUS H370 Mining Master Bisa Pakai 20 VGA

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 10 Jun 2018 11:09 WIB
Computex 2018
ASUS H370 Mining Master Bisa Pakai 20 VGA
ASUS H370 Mining Master.

Taipei: Meskipun tren cyptomining disebut melesu, hal ini tidak menyurutkan produsen motherboard untuk menyediakan produk segmen cryptomining. Di ajang Computex 2018, Taiwan, ASUS memperkenalkan motherboard mining berbasis chipset H370.

ASUS H370 Mining Master sebagai kelanjutan dari kesuksesan motherboard sebelumnya ASUS B250. Keunggulan dari ASUS H370 Mining Master adalah mampu menopang operasional dari 20 VGA sekaligus.

ASUS H370 Mining Master hadir dengan form factor ATX, daya tarik sekaligus keunggulannya terdapat pada 20 port USB 3.0 vertikal yang mengusung sistem USB riser cable yang diklaim ASUS lebih memudahkan penataan kabelnya.

Jumlah tersebut memang lebih banyak ketimbang produk ASUS sebelumnya, B250 Mining Expert yang juga hadir dengan form factor ATX yang menggunakan 19 slot PCIe x1.

Meskipun untuk mining, ASUS H370 Mining Master masih menyediakan satu slot PCIe x16 untuk gamer memasang satu kartu grafis sebagai kebutuhan sehari-hari. Di dalamnya tertanam software ASUS GPU State Detection yang mampu mendeteksi apabila kartu grafis yang terhubung mengalami problem.



ASUS H370 Mining Master memiliki socket LGA 1151 yang mendukung prosesor Intel Core Generasi ke-8, Intel Pentium, maupun Intel Celeron. Motherboard ini masih menyediakan dua slot RAM DDR4-2666/2400/2133MHz yang bisa menampung kapasitas maksimal 32GB.

Kemudian di sisi storage atau media penyimpanan, motherboard ini menyediakan dua port SATA 6Gbps serta dukungan enam port USB 3.1 Gen1 dan empat port USB 2.0. Untuk konektivitas ASUS H370 Mining Motherboard dilengkapi dengan Intel gigabit LAN.

Pasokan dayanya ditunjang oleh kehadiran tiga konektor power supply 24-pin sehingga pengguna bisa menghubungkan motherboard ini ke tiga komponen PSU secara bersamaan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.