Xiaomi Ikut Main di Pasar Selfie Lewat Redmi S2

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 22 May 2018 16:19 WIB
xiaomi
Xiaomi Ikut Main di Pasar Selfie Lewat Redmi S2
Steven Shi (kiri) saat peluncuran Redmi S2.

Jakarta: Xiaomi ikut masuk ke dalam pasar selfie dengan meluncurkan Redmi S2. Desain dari ponsel baru Xiaomi ini sangat mirip dengan Redmi Note 5 yang diluncurkan pada bulan April lalu.

Hanya saja, kali ini, Xiaomi menambahkan berbagai fitur kamera untuk mempercantik hasil foto selfie pengguna. 

Redmi S2 memiliki empat kamera, yaitu dua kamera di depan dan dua kamera di belakang. Sama seperti ponsel lain yang dilengkapi dengan dua kamera, fungsi dari dua kamera pada Redmi S2 adalah untuk mengambil foto dengan efek Bokeh atau latar belakang yang mengabur. 

Mengingat Redmi S2 diusung sebagai smartphone selfie, dalam peluncurannya, Steven Shi, Head of Xiaomi Pasifik Selatan dan Country Manager Xiaomi Indonesia fokus menjelaskan fitur kamera depan Redmi S2. 



"Ada tiga fitur selfie utama pada Redmi S2, yaitu selfie dengan keadaan cahaya redup, fitur Beautify untuk foto selfie yang lebih baik, dan portrait selfie," katanya. Untuk mengatasi masalah cahaya redup, Xiaomi menggunakan teknik yang disebut Pixel Binning, yang mengumpulkan beberapa pixel menjadi satu. 

"Sebelumnya, pixel hanya bisa menangkap cahaya dengan kapasitas sangat terbatas. Dengan metode Pixel Binning, empat pixel digabungkan menjadi satu, memungkinkan Anda untuk mengambil gambar yang lebih terang," kata Steven. 



Selain itu, Redmi S2 juga dilengkapi Beautify 4.0. Steven menjelaskan, fitur Beautify pada Redmi S2 akan berfungsi layaknya makeup di dunia nyata. Fitur ini akan menghaluskan kulit, menghilangkan kantung mata, membuat bibir terlihat lebih penuh dan pipi merona.

Menariknya, dia menyebutkan bahwa fitur ini juga telah disesuaikan sehingga ia tetap bisa berfungsi dengan baik saat subyek foto adalah seorang pria. 

Sementara itu, terkait fitur portrait selfie atau selfie dengan efek Bokeh, Steven menjelaskan bahwa Redmi S2 mengambil foto ini menggunakan segmentasi semantik yang didasarkan pada algoritma deep learning.

Pada dasarnya, Steven mengungkap, teknologi ini memungkinkan Redmi S2 untuk dapat membedakan obyek foto dan latar belakang dengan lebih akurat. 


Perbandingan antara foto Bokeh yang diambil oleh iPhone X dan Redmi S2. 

"Redmi S2 bisa mengenali aksesori yang digunakan dan mengaburkan latar belakang," kata Steven. "Bahkan ketika Anda menggunakan baju dengan pola yang rumit, sistem cukup cerdas untuk tahu bahwa baju bukanlah bagian dari latar belkang."

Redmi S2 memiliki layar 5,99 inci dengan resolusi HD+ dan rasio 18:9. Ia dilengkapi dengan pemindai sidik jari pada bagian belakang. Ponsel ini tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu rose gold, gold dan gray.

Terkait performa, Redmi S2 menggunakan Snapdragon 625 sebagai prosesor, dengan RAM 3GB dan memori internal 32GB. Menariknya, Redmi S2 memiliki tiga slot, dua diantaranya bisa digunakan sebagai slot kartu SIM sementara satu lainnya untuk micro SD. 

Xiaomi Redmi S2 akan dijual di Shopee pada 25 Mei pukul 12.00 WIB dengan harga Rp2.399.000.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.