Retas Tablet, Tahanan Curi Rp3,2 Miliar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 30 Jul 2018 14:42 WIB
cyber security
Retas Tablet, Tahanan Curi Rp3,2 Miliar
JPay tablet.

Jakarta: Tahanan di lima penjara di Idaho, Amerika Serikat memanfaatkan kelemahan pada tablet JPay mereka untuk mencuri uang sebesar USD225 ribu (Rp3,2 miliar), menurut pihak berwenang.

Idaho Department of Correction berkata, 364 tahanan meningkatkan saldo akun JPay mereka, lapor The Associated Press. Departemen mengetahui masalah tersebut pada bulan ini dan mengatakan bahwa uang dari pajak tidak terpengaruh. 

Para tahanan bisa menggunakan saldo di JPay untuk membeli musik, ebook, game, dan stempel yang bisa digunakan untuk membayar email dan pesan video. Saldo itu bahkan bisa digunakan untuk membeli tablet JPay itu sendiri, menurut laporan Engadget

Tablet ini bisa digunakan oleh para tahanan untuk membaca berita, mengakses konten edukasi dan menonton video juga melihat foto. Keluarga dan teman para tahanan bisa membeli tablet JPay untuk para tahanan dan mengobrol dengan mereka melalui video chat ketika waktu berkunjung. 

Setelah para tahanan menyebarkan cara untuk memanfaatkan kelemahan yang ada, seorang tahanan menambahkan saldo ke akunnya sebesar hampir USD10 ribu (Rp144 juta). Sementara 50 tahanan lainnya menambahkan lebih dari USD1 ribu (Rp14,4 juta). 

JPay telah melarang para tahanan mengunduh game dan musik sampai mereka membayar kembali uang yang telah mereka curi meski para tahanan tetap bisa menggunakan email. Sejauh ini, JPay telah mendapatkan USD65 ribu (Rp937 juta) kembali.

Sementara para tahanan yang diduga terlibat telah mendapatkan hukuman berupa hilangnya hak mereka atau mereka akan dimasukkan ke tahanan yang lebih ketat. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.